megaswaranews.com, Pelabuhan Ratu – Ratusan aktivis yang tergabung dalam Laskar Pasundan Pndonesia (LPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor dinas Perumahan Rakyat dan permukiman Kabupaten Sukabumi Kamis (13/2/2025).
Dalam aksinya LPI menyuarakan beberapa dugaan permasalahan yang ada di dinas Perkim mulai dari mangkraknya pembangunan gedung perkantoran dan juga beberapa penggunaan anggaran yang ada di dinas perkim dari tahun anggaran 2022 sampai tahun anggaran 2024.
“yang pertama kami minta karispergin untuk priksa wa wa mulai dari tahun anggaran 2022 sampai 2024 kami menuntut agar adanya audiensi secara menyeluruh kontruksi di gedung teresebut “. Ujar Rohmat – Ketua LPI
Ketua umum Laskar Pasundan Indonesia menilai bahwa Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi menjadi sumber masalah mangkraknya gedung pemda.
“dan yang ke dua kami juga mempertanyakan gedung ini progres pekerjaan gedung ini masuk ke dalam rencana rpjmd apa tidak, kalau tidak jadi ini sebuah permasalah baru nanti nya kalau gedung ini tidak masuk kedalam rpjmd.” Tandasnya
Usai menggelar aksi unjuk rasa sejumlah perwakilan melakukan audiensi bersama pihak dinas perkim untuk musyawarah apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
Sementara itu Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sukabumi Herdiawan Waryadi menjelaskan sesuai ketentuan yang telah direncanakan pembangunan gedung perkantoran akan kembali dilanjutkan pembangunannya.
“saya sampaikan bahwa ini tentu kami juga berkomitmen sesuai dengan perencanaan kegiatan kami sebagai rpjmd dan rencana kerja perangkat daerah bahwa itu akan kami laksanakan dengan ketentuan setelah hasil review atau audit dari lpjk kementrian pu keluar, karena itu supaya di laksanakan sesuai dengan aturan nanti kedepan nya tidak melenceng pembangunan nya “ kata dia
Pihaknya menunggu hasil kajian dari rencana pembangunan jangka menengah RPJMD Pemerintah Daerah kKabupaten Sukabumi.
indra.



















