megaswaranewa.com DRAMAGA – Pasca bencana tanah longsor yang melanda wilayah tersebut, kerusakan cukup parah terlihat di sejumlah titik. Longsoran tidak hanya menutup aliran Sungai Cipetir, tetapi juga menghancurkan bangunan yang ada di kawasan wisata Cinekol dan kini jalan tersebut di tutup sementara akibat longsor susulan.
Akibat kejadian ini, kondisi ruas jalan Petir Babakan Gadog kini menjadi sorotan utama. Diperlukan pembenahan menyeluruh baik pada infrastruktur jalan maupun sistem drainase yang selama ini kurang memadai. Kamis (7/5/2026)
Selain masalah struktur, kondisi jalan yang sempit juga menjadi perhatian khusus. Hal ini membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas, mengingat ruang gerak yang terbatas dan kondisi jalan yang belum stabil.
Upaya perbaikan dan penguatan segera diharapkan dapat dilakukan agar akses masyarakat kembali aman dan lancar, serta mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.
Camat Dramaga, Atep S Sumaryo Menanggapi rencana pengalihan atau pembangunan jalan baru di ruas jalan Petir Babakan Gadog tidak semudah membalikkan telapak tangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan lahan dan anggaran pembebasan tanah yang terbatas.Rabu kemarin (6/5/2026)
“Kalau bicara pengalihan jalan, tentu harus ada tanah kosong. Kalau tanah kosongnya banyak, insya Allah bisa kita usulkan. Namun realitanya, anggaran pemerintah untuk pembebasan lahan itu sangat terbatas,” ungkapnya
Oleh karena itu, upaya memaksimalkan jalan yang sudah ada menjadi prioritas. Pemerintah berharap para Kepala Desa mulai memperhatikan standar lebar jalan di wilayahnya masing-masing.
“Saya berharap kepada para Kepala Desa, ketika membangun jalan desa jangan hanya cukup ‘masuk mobil’. Selama ini kan kebanyakan jalan di kita ukurannya pas-pasan, hanya muat satu mobil,” tegasnya.
Diharapkan ke depannya pembangunan jalan desa dikembangkan lebih luas lagi. Sehingga, jalan desa tersebut bisa difungsikan sebagai jalur alternatif yang representatif dan layak pakai saat dibutuhkan.
“Supaya nanti bisa menjadi jalan alternatif yang cukup representatif, tidak terlalu sempit dan bisa diandalkan,” tambahnya.















