megaswaranews.com, Kota Bogor – Pemerintah kota bogor bersiap memiliki museum sejarah Pajajaran sebagai sarana edukasi dan pelestarian sejarah daerah. Kesiapan tersebut ditandai dengan digelarnya diskusi kelompok serumpun bertajuk Perumusan Narasi Nuseum Pajajaran Kota Bogor, di Bumi Ageung Batutulis, belum lama ini.

Diskusi tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A Rachim yang digelar oleh Balai Pelestarian Kebudayaan wilayah ix Jawa Barat, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Dan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Kota Bogor beberapa waktu lalu.
Forum diskusi ini menjadi langkah awal dalam merumuskan konsep dan narasi sejarah Pajajaran yang akan ditampilkan dalam museum. Kedepan, museum Pajajaran diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang menarik dan relevan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Museum Pajajaran Kota Bogor nantinya akan dilengkapi berbagai koleksi benda bersejarah, yang memiliki kekhasan dan nilai penting dalam perjalanan sejarah Kota Bogor. selain sebagai sarana edukasi.Museum ini juga dirancang menjadi wahana edutainment yang menggabungkan unsur pendidikan dan hiburan.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menjelaskan bahwa gedung yang saat ini dikenal dengan nama Rumah Ageung merupakan tahap awal pembangunan museum Pajajaran.
“Berdirinya Rumah Ageung ini merupakan tahap pertama pembangunan museum. Selanjutnya akan dilakukan perumusan narasi sejarah Pajajaran sekaligus pengisian benda benda koleksi,” ujar Dedie.
Pemerintah Kota Bogor berharap kehadiran museum Pajajaran dapat menjadi ikon baru kebudayaan, sekaligus memperkuat identitas sejarah dan budaya Kota Bogor di tingkat Nasional. (Herman Bonz)





















