megaswaranewa.com, CIAMPEA – Penutupan total Jalan Raya Cikampak Bojong Rangkas, Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, akibat tanah longsor berdampak besar bagi perekonomian warga sekitar. Para pelaku UMKM mengeluh omzet mereka anjlok drastis karena tidak ada lagi kendaraan yang melintas. Rabu (6/5/2026)
Hingga saat ini, jalan tersebut masih ditutup total dan tidak bisa dilewati sama sekali. Tim dari Dinas PU Kabupaten Bogor terus bekerja menggunakan alat berat untuk menangani longsoran yang sudah terjadi selama lebih dari delapan bulan ini.
Sementara itu, arus lalu lintas yang menuju atau datang dari Kecamatan Pamijahan dialihkan sementara melalui jalur alternatif Dramaga Pratama.
Kondisi sepi ini sangat terasa bagi para pedagang yang mengandalkan pembeli dari pengguna jalan. Mamat Beken, penjual Soto Bogor, mengaku sejak jalan ditutup, tidak ada lagi kendaraan roda empat yang lewat.
“Kalau jalan ditutup total, mobil dan motor tidak bisa lewat, dampaknya tidak ada pembeli, jualan jadi sepi banget. Lebih baik tidak berjualan daripada nanti malah merugi,” keluhnya.
Hal senada disampaikan Ahmad, pemilik warung kelontong. Penghasilannya dari berjualan sembako juga ikut turun drastis. Ia berharap pemerintah segera menyelesaikan perbaikan jalan tersebut.
“Kami kan mengandalkan pengendara yang lewat. Kalau kendaraannya sepi, otomatis jualan juga ikut sepi,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV, Yudi Mariadi, membenarkan bahwa pengerjaan jalan yang longsor ini tergolong sulit dan memakan waktu.
Saat ini pekerjaan masih dalam tahap penanganan material longsoran, sebelum dilanjutkan ke tahap pengerasan jalan dan pemasangan balok beton agar konstruksi jalan kembali kuat.
“Kami meminta pengguna jalan dan warga sekitar untuk bersabar karena jalan ini ditutup total sementara. Setelah balokan beton terpasang, baru dilakukan pemadatan dan pelapisan atas jalan,” jelas Yudi.
Diharapkan dengan perbaikan yang maksimal ini, jalan nantinya lebih kokoh dan akses masyarakat bisa kembali normal.















