megaswaranews.com – Cirebon, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon akan mengganti pohon kelapa sawit yang ditanam di Kecamatan Pasaleman dengan komoditas mangga. Hal ini dilakukan Pemkab Cirebon guna tindak lanjut terhadap Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK tentang adanya Larangan Penanaman Kelapa Sawit di Seluruh Wilayah Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi dalam keterangannya, Senin, (5/1) lalu, mengatakan pemerintah daerah telah meninjau langsung lokasi penanaman sawit yang sempat menjadi perhatian publik. Menurutnya, itu dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan sekaligus menentukan langkah penanganan yang akan ditempuh pemerintah daerah.
Bupati menyebutkan Pemkab telah melakukan diskusi bersama unsur TNI dan Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas dasar SE Gubernur yang melarang penanaman sawit di wilayah Jawa Barat.
Imron menuturkan dari hasil peninjauan sementara, luas lahan yang telah ditanami sawit di Kecamatan Pasaleman, Cirebon diketahui baru ada sekitar kurang lebih 2,5 hektare sebanyak 400 pohon sawit.
“Total lahan untuk penanaman sawit mencapai 6,5 hektare, namun sebagian masih berupa rencana dan belum direalisasikan, “ungkap Imron.
Bupati menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta akan menindaklanjutinya di tingkat kabupaten.
Dijelaskan Buati, bahwa Cirebon mendukung penuh arahan Gubernur Jawa barat tersebut. la memastikan dalam waktu dekat, pemerintah daerah bakal mengganti komoditas sawit dengan tanaman yang dinilai lebih sesuai dengan karakter wilayah Pasaleman, Cirebon.
Adapun komoditas pengganti yang disiapkan, yaitu tanaman mangga, termasuk varietas gedong gincu yang selama ini dikenal sebagai salah satu buah unggulan daerah Cirebon, “bebernya.
Saat ini, pihaknya masih akan menggelar rapat lanjutan bersama pemerintah mulai dari tingkat kecamatan hingga des, serta masyarakat setempat terkait penggantian komoditas tersebut. Kami akan menyiapkan bibitnya. Sawit yang ada nanti akan dicabut dan diganti mangga,” Pungkasnya. (lison)















