megaswaranews.com, Sukabumi– Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi datangi sebuah vila di wilayah Cidahu, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (14/7/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjaga kondusivitas dan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Rombongan yang turut dihadiri oleh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, TNI, dan tokoh agama ini bertujuan untuk memastikan tempat dan wilayah tersebut sudah aman dan kembali normal.
“Di mana hari ini dalam kunjungannya bersama FKUB, dan tokoh masyarakat untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terjamin aman dan kondusif. Masyarakat bisa beribadah, bekerja, belajar, dan beraktivitas dengan baik juga normal,”kata Kapolres Sukabumi AKBP Samian kepada wartawan.
Masih menurut Kapolres. Untuk rumah singgah atau vila saat ini bisa digunakan aktivitas selayaknya rumah singgah, tidak ada larangan dan penutupan. Adapun kerusakan yang terjadi pada dua minggu yang lalu sudah diperbaiki secara sukarela
“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk senantiasa menjaga kerukunan dan kondusivitas di Kabupaten Sukabumi. Rumah singgah dan vila saat ini sudah bisa digunakan aktivitas seperti biasanya. Adapun kerusakan yang terjadi sudah diperbaiki secara sukarela,”pungkasnya.
Sementara itu Yongki Dien sebagai penjaga villa membenarkan apa yang disampaikan bapak Kapolres Sukabumi AKBP Samian, bahwa tempat ini yakni vila atau rumah singgah, sampai saat ini sudah kembali normal.
“Ada beberapa waktu lalu saat saya datang kesini ada bantuan dari unsur TNI,Polri dan tokoh ulama bahkan pemerintah kecamatan untuk dilakukan perbaikan dan pembersihan. Bahkan aktivis belajar, Ken pasar dan beribadah sudah mulai seperti biasanya. Saya ucapkan banyak terimakasih kepada unsur lainnya,”ungkapnya.
Hal serupa diungkapkan anggota FKUB Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi, David, menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah melakukan penanganan pihak berwajib dan proses hukum terus berjalan kemudian pihaknya mengapresiasinya.
“Saat ini kondisi secara umum baik-baik saja dan berbagai lintas agama sudah melakukan ibadah seperti biasanya tidak ada pembatasan dan larangan, tidak juga dijaga berlebihan oleh aparat. Saya ucapkan terimakasih,”katanya. (Isman/Irf)




















