megaswaranews.com, Leuwisadeng – Kampoong Ecopreneur yang berlokasi di Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, dirancang sebagai kawasan dengan konsep ekosistem terpadu. Kawasan ini dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektare dan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Eco Wakaf, yang dirangkai dengan pembagian seribu bibit pohon kepada masyarakat.
Peletakan batu pertama dipimpin oleh inspirator nasional Jamil Azzaini bersama para pendiri Kampoong Ecopreneur. Masjid Eco Wakaf nantinya tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran spiritual, ecopreneurship, serta pengembangan wakaf produktif yang berpihak pada kelestarian lingkungan.
“Masjid Eco Wakaf ini kami rancang sebagai pusat peradaban, bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga ruang belajar dan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan alam,” ujar Jamil Azzaini.
Dalam kegiatan tersebut, Kampoong Ecopreneur juga membagikan seribu bibit pohon kepada masyarakat sebagai bentuk aksi nyata kepedulian lingkungan.
Artis Ari Untung yang turut hadir mengapresiasi inisiatif tersebut.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari kesadaran bersama. Menanam pohon adalah langkah kecil, tapi dampaknya besar untuk masa depan,” kata Ari Untung.
Kampoong Ecopreneur diharapkan menjadi model kawasan berbasis spiritual, ekonomi, dan lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain. (mande)





















