Megaswaranews.com, SUKABUMI – IPB University menggelar pelatihan agroforestri bagi petani penggarap di Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW), Desa Batu Nunggul, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut masuk dalam program Dosen Pulang Kampung (DOSPULKAM) 2026. IPB memberikan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus menjaga kelestarian hutan.
Tim akademisi IPB mengajarkan sistem agroforestri yang memadukan tanaman kehutanan dengan tanaman pertanian dan perkebunan.
Sekitar 50 petani mengandalkan sistem tersebut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Mereka mengembangkan berbagai komoditas seperti kopi, pisang, kapulaga Jawa, dan singkong.
Ketua Tim Pelaksana DOSPULKAM IPB University, Prof. Dede Hermawan, mengatakan pelatihan juga membahas teknik penyadapan getah pinus.
“Kami melakukan penyegaran kembali mengenai teknik penyadapan yang benar, mengevaluasi praktik yang sudah berjalan, serta mengidentifikasi kendala dan kesalahan yang sering terjadi agar tidak berdampak buruk terhadap kondisi hutan,” ujarnya.
IPB juga melatih sekitar 30 warga penyadap untuk meningkatkan produksi getah pinus. Getah tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat sekitar HPGW.
Petani berharap IPB melanjutkan pendampingan melalui penyediaan bibit unggul, pupuk, pelatihan pascapanen, penguatan kelompok tani, dan perluasan akses pemasaran.
Melalui DOSPULKAM 2026, IPB mendorong masyarakat mengelola hutan secara produktif tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem.
( M. Heryaman )














