Megaswaranews.com, SUKABUMI – Kabar baik datang bagi para petani di Kelurahan Cibereum Hilir, Kota Sukabumi. Bendungan yang sempat rusak selama bertahun-tahun kini kembali berfungsi setelah diperbaiki, sehingga mampu mengalirkan air ke sekitar 22 hektare lahan persawahan yang sebelumnya terancam kekeringan.
Perbaikan bendungan sepanjang 42 meter tersebut difasilitasi oleh Dinas Pertanian Kota Sukabumi sebagai upaya mengatasi krisis air yang selama ini menjadi kendala utama para petani, terutama saat musim kemarau.
Sebelum diperbaiki, kerusakan bendungan menyebabkan pasokan air ke area persawahan terganggu. Akibatnya, petani kesulitan mengairi sawah dan khawatir hasil panen menurun karena kekurangan air.
Sekretaris Kelompok Tani Mutiara, Fahri Ahsan, mengatakan bendungan tersebut telah mengalami kerusakan selama puluhan tahun. Menurutnya, pembangunan kembali bendungan memberikan manfaat besar bagi petani di wilayah hulu maupun hilir.
“Bendungan ini sudah rusak puluhan tahun. Setelah difasilitasi Dinas Pertanian melalui program pemerintah pusat, manfaatnya sangat besar. Air kini mengaliri sawah Kelompok Tani Mutiara di hulu hingga Kelompok Tani Barokah di hilir dengan luas sekitar 22 hektare. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa terjadi gagal panen,” ujarnya.
Hal senada disampaikan petani, Cicin Kuraysin, yang mengaku sebelumnya sawahnya sering mengalami kekeringan sehingga hasil panen tidak maksimal.
“Dulu airnya kurang, apalagi saat kemarau. Alhamdulillah sekarang air sudah normal, bahkan terasa seperti musim hujan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi gagal panen,” katanya.
Sebelum bendungan diperbaiki, warga sempat membangun bendungan darurat secara swadaya menggunakan tumpukan batu agar air tetap dapat mengalir ke lahan pertanian.
Kembalinya fungsi Bendungan Cibereum Hilir diharapkan tidak hanya mengatasi krisis air bagi petani, tetapi juga menjadi langkah penting dalam menjaga produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kota Sukabumi di tengah musim kemarau.
(SOFWAN ZULFIKAR )














