megaswaranews.com, DRAMAGA — Penyaluran bantuan pangan pemerintah akan segera dilaksanakan oleh Perum Bulog Dramaga dalam waktu dekat. Rencananya, tiga bulan alokasi sekaligus yaitu bulan Juli, Agustus, dan September, akan disalurkan dalam satu kali penyaluran. Setiap Kepala Keluarga penerima akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan.
Dengan digabungkannya tiga bulan alokasi, maka setiap keluarga penerima akan menerima bantuan beras seberat 30 kilogram. Khusus penyaluran kali ini, bantuan hanya berupa beras, tanpa minyak goreng. Selasa (11/8)
Kepala Cabang Bulog Dramaga Bogor, Dadan Irawan menjelaskan berdasarkan data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikeluarkan Kementerian Sosial Dan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Bogor mengalami penurunan sebanyak kurang lebih 30.525 penerima dari jumlah sebelumnya Periode februari-maret 657.205, sedangkan periode juli -september 626.680. Penurunan jumlah penerima ini juga terjadi secara menyeluruh di Provinsi Jawa Barat.
“Hal ini kemungkinan besar menunjukkan adanya perbaikan taraf ekonomi masyarakat, khususnya golongan menengah ke bawah yang menjadi sasaran utama bantuan. Kesejahteraan masyarakat dinilai mulai meningkat sehingga jumlah penerima bantuan pun berkurang,” ujarnya
Meskipun secara kabupaten tercatat mengalami penurunan, belum teridentifikasi secara rinci wilayah kecamatan atau desa mana yang mengalami lonjakan maupun penurunan jumlah penerima. Data rinci per wilayah akan disampaikan secara terpisah setelah diproses lebih lanjut.
“Rencana penyaluran bantuan pangan ini diperkirakan mulai berlangsung pada minggu ini, tepatnya pada hari Kamis atau Jumat. Terkait ketersediaan stok beras, pihak Bulog menjamin dalam kondisi aman. Saat ini stok yang dikuasai di Kantor Cabang Bulog mencapai 15.000 ton.” ungkapnya
Sementara itu, kebutuhan beras untuk penyaluran di tiga Kabupaten/Kota di wilayah ini mencapai 24.000 ton. Kekurangannya akan dikirim dari Kantor Cabang Bulog lain di wilayah Jawa Barat, yaitu Karawang, Cirebon, Indramayu, dan Subang. Pengiriman tersebut saat ini masih dalam proses dan akan segera disalurkan begitu tiba di lokasi. pungkasnya (manabd)














