megaswaranews.com, SUKABUMI – Anggaran persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi mengalami pemangkasan signifikan. Dari pengajuan anggaran sebesar Rp 32 miliar hingga Rp 33 miliar, pemerintah daerah hanya merealisasikan Rp 6 miliar untuk kebutuhan training center (TC) dan pelaksanaan Porprov.
Ketua KONI Kabupaten Sukabumi, Sirodjudon, mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan Rp 3 miliar untuk TC dan Rp 3 miliar untuk pelaksanaan Porprov. Kedua anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
Sirodjudon menyampaikan hal itu saat memberikan keterangan di ruang kerjanya ketika menjelaskan anggaran persiapan Porprov yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Senin, 12 Oktober 2026.
“Total anggaran yang diberikan oleh pemerintah daerah untuk TC dan Porprov ini adalah untuk TC tiga Miliar dan untuk Porprov-nya tiga Miliar, itu di ABT,” ujar Sirodjudon.
Anggaran Rp 6 Miliar Belum Cair
Sirodjudon mengungkapkan, hingga saat ini anggaran Rp 6 miliar tersebut belum cair. KONI Kabupaten Sukabumi berharap pemerintah daerah segera mencairkan dana agar pihaknya dapat mendistribusikannya untuk memenuhi kebutuhan persiapan atlet.
“Belum. Belum. Tapi mudah-mudahan segera cair dan segera kita distribusikan,” katanya.
Keterlambatan pencairan tersebut menjadi perhatian KONI karena persiapan atlet membutuhkan dukungan anggaran untuk menunjang program latihan dan pelaksanaan kompetisi.
KONI Harus Menyesuaikan Kebutuhan dengan Anggaran
Sirodjudon mengakui, anggaran yang tersedia harus dikelola seefisien mungkin agar dapat memenuhi kebutuhan persiapan kontingen. Jika dana tersebut tidak mencukupi, KONI kemungkinan akan menyesuaikan sejumlah kebutuhan, termasuk mempertimbangkan jumlah atlet yang diberangkatkan.
“Kalau dibilang kurang cukup, ya namanya uang. Cukup, cukup, dikurang-kurang cukup. Kalau tidak cukup mungkin atletnya dikurangi atau apalah itu,” tuturnya.
Ia menjelaskan, KONI sebelumnya mengajukan anggaran sekitar Rp 32 miliar hingga Rp 33 miliar untuk memenuhi kebutuhan standar TC dan Porprov. Namun, pemerintah daerah hanya mengalokasikan Rp 6 miliar.
“Kalau kita mengajukan sih kemarin di tiga puluh tiga miliar. Yang standarnya persiapan TC dan Porprov itu di tiga puluh dua miliar. Cuma yang terealisasi enam,” jelasnya.
Efisiensi Anggaran Tak Padamkan Semangat Atlet
Sirodjudon menyebut kondisi keuangan pemerintah daerah yang tengah menerapkan efisiensi menjadi salah satu faktor terbatasnya anggaran untuk persiapan Porprov.
Meski menghadapi keterbatasan dana, KONI Kabupaten Sukabumi menegaskan tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang tersedia. Pihaknya juga ingin menjaga motivasi para atlet agar tetap berjuang meraih prestasi dalam ajang olahraga tingkat Jawa Barat tersebut.
“Mengingat pemerintah daerah keuangannya sedang ada efisiensi. Kita juga memanfaatkan anggaran-anggaran yang ada saja. Jadi untuk prestasi ini kita tidak menutup semangat kita untuk menjadi juara,” pungkasnya.
KONI Kabupaten Sukabumi kini berharap anggaran yang telah dialokasikan segera cair sehingga persiapan kontingen dapat berjalan optimal. Di tengah keterbatasan anggaran, KONI tetap berupaya mendorong atlet memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Sukabumi dalam Porprov Jawa Barat.
(Usman Afriansyah)















