megaswaranews.com, PARUNG PANJANG – Sebuah tempat usaha di wilayah Kota Bogor mengalami kerugian setelah menerima uang palsu dalam transaksi pembayaran. Kejadian ini terungkap saat pihak manajemen melakukan pencatatan dan pembukuan di akhir hari kerja. Minggu (10/5/206)
Pengelola Toko Kue Imam Sanusi, Menjelaskan peristiwa itu terjadi saat kondisi toko sedang sangat ramai dikunjungi pembeli. Akibat situasi yang padat tersebut, staf yang bertugas di kasir tidak dapat memeriksa dan memilah setiap uang pembayaran dengan teliti satu per satu. Hal inilah yang membuat uang palsu berhasil masuk dan diterima tanpa disadari saat itu.
Baru diketahui keberadaan uang palsu tersebut ketika dilakukan pemeriksaan uang kas di akhir hari. Saat diperiksa dengan seksama, terlihat perbedaan yang cukup jelas dibandingkan uang asli. Uang tersebut kondisinya terlihat luntur, ukurannya lebih kecil, serta ciri fisik lainnya berbeda dari uang yang sah dan beredar umumnya.
Menanggapi kejadian ini, pihak manajemen tidak tinggal diam. Sebagai langkah tindak lanjut dan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, pihak pengelola berencana segera melaporkan kasus ini ke Polsek setempat.
“Kami akan lapor ke pihak kepolisian. Tujuannya agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang berniat jahat,” ungkap keterangan dari manajemen toko.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha dan petugas kasir untuk tetap waspada dan teliti dalam memeriksa uang pembayaran, terlebih saat kondisi sedang ramai dan sibuk, guna menghindari kerugian akibat peredaran uang palsu. Pungkasnya***















