megaswaranews.com, CIOMAS – Peristiwa jembatan penghubung antara RW 8 dan RW 2, Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas, ambruk terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Pohon besar yang menjadi penyebab kerusakan ternyata sudah tersangkut di hulu sejak tahun lalu.
“Kemarin tanggal 4 Mei sekitar jam setengah 3 sore, saya dapat laporan dari warga bahwa jembatan penghubung antara RW 8 dengan RW 2 ambrol. Setelah saya cek ke lapangan, ternyata penyebab utamanya adalah pohon yang tahun lalu sudah tersangkut di RW 13, akhirnya hanyut dan menabrak konstruksi jembatan,” jelas Sekdes Ciapus Yani Hayani.
Akibat luapan air dan keruntuhan jembatan, sejumlah rumah warga terpaksa terendam. Total terdapat 3 hingga 4 rumah di sisi RW 2 dan 1 rumah di RW 8 yang terdampak langsung. selasa (4/5/2026)
“Alhamdulillah kemarin langsung dilakukan mitigasi di lapangan. Tim dari PUPR UPT Pengairan, BPBD, hingga Kabid PUPR semalam standby di sini memantau situasi,” tambahnya.
Untuk mempercepat penanganan dan mencegah dampak yang lebih luas, bantuan alat berat sudah diterima.
“Tadi pagi pukul 02.00 WIB, alat berat dari PUPR sudah datang. Saat ini sedang bekerja merapikan area sempadan sungai yang tertutup pohon dan material puing,” ujarnya.
Upaya evakuasi pohon raksasa ini sangat mendesak. Jika dibiarkan menumpuk, dikhawatirkan akan menghantam dan merusak jembatan lain yang ada di wilayah RW 04.
“Kami berharap ini tidak berdampak lebih meluas. Kalau material ini tidak segera diangkut, bahayanya bisa mengancam jembatan lain di wilayah 4,” tegasnya.
Diketahui, jembatan ini merupakan akses vital yang menghubungkan wilayah Ciomas permai dan Kampung Binong.















