megaswaranews.com, CIOMAS – Penanganan pasca bencana yang terjadi kemarin terus dikebut hari ini, Selasa (5/5/2026). Tim Gabungan UPT Infrastruktur Irigasi dan Pengairan Wilayah IV Ciampea, BPBD Kabupaten Bogor, TNI dan Polri, Pemdes Ciapus hingga Warga sekitar di lapangan fokus membersihkan material yang menyumbat aliran sungai guna mencegah terjadinya banjir susulan yang bisa meluber ke permukiman.
Kasubag TU, UPT Infrastruktur Irigasi Dan Pengairan Wilayah IV Ciampea Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor, Badri Salam, Kegiatan hari ini kita sedang melaksanakan evakuasi material yang menyumbat. Kedua, kita mensterilkan lokasi, mengangkat, merapikan, dan membersihkan semua material terdampak.
Upaya ini dilakukan dengan sangat mendesak. Jika sisa puing, kayu, dan sampah tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan aliran air akan terhambat dan menyebabkan luapan air baru.
“Kita khawatir terjadi banjir susulan. Kalau tidak ditangani segera, air bisa meluber ke mana-mana,” tegasnya.

Diketahui, penyebab utama jembatan ambruk adalah pohon besar yang terbawa arus deras. Menurut informasi warga, pohon tersebut sebenarnya sudah lama berada di hulu wilayah setempat. Namun karena debit air kemarin sangat besar, batang kayu raksasa itu akhirnya hanyut terbawa arus.
“Karena banjirnya cukup besar, pohon itu terbawa hanyut dan akhirnya menabrak jembatan,” jelasnya.
Jembatan yang rusak ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Perumahan Ciomas Permai dengan Kampung Binong, yang berlokasi di Desa Ciapus, Kecamatan Ciomas.
Saat ini, proses pembersihan terus dilakukan agar aliran sungai kembali lancar dan akses warga segera bisa dipulihkan. tandasnya ***















