megaswaranews.com, TAMANSARI – Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini dimanfaatkan sebagai solusi ramah lingkungan sekaligus mendukung sektor pertanian.
Seorang praktisi pertanian di Bogor mengolah limbah dapur, seperti cucian ompreng dan sisa makanan, menjadi pupuk organik cair melalui sistem terpadu. Proses ini dilakukan dengan menyortir limbah lalu mengolahnya di bak penampungan IPAL.
Hasil olahan tersebut digunakan untuk mengairi lahan pertanian dan perkebunan palawija di kawasan Tamansari. Metode ini terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah tanpa bahan kimia.
Menurut praktisi pertanian Sujimin, pengolahan limbah ini bertujuan agar dapur SPPG dapat mengelola limbah secara mandiri tanpa mencemari lingkungan.
Selain mengurangi pencemaran, inovasi ini juga membantu petani meningkatkan hasil panen serta kualitas tanah. Program tersebut bahkan mendapat respons positif dari masyarakat dan pelajar setempat.
(mande)















