megaswaranews.com, Tenjo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, permintaan dodol khas Tenjo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meningkat tajam. Para perajin dodol di Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, kebanjiran pesanan dari berbagai daerah di wilayah Jabodetabek, sehingga produksi meningkat hingga 100 persen dibandingkan hari biasa.
Suasana dapur produksi dodol di Desa Tenjo pun terlihat lebih sibuk dari biasanya. Para pekerja terus mengaduk adonan dodol secara bergantian untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan selama bulan Ramadan.
Kudapan manis dengan tekstur legit ini menjadi salah satu makanan favorit masyarakat untuk disajikan saat Lebaran.
Salah satu pelanggan asal Cisoka, Tangerang, Muslihat, mengaku setiap menjelang Lebaran selalu memesan dodol khas Tenjo untuk dinikmati bersama keluarga.
“Setiap Lebaran saya selalu pesan dodol Tenjo karena rasanya khas dan legit. Biasanya saya pesan sekitar 12 kilogram untuk keluarga,” ujar Muslihat.
Sementara itu, perajin dodol Tenjo, Egi Mardani, mengatakan untuk memenuhi pesanan pelanggan, dirinya harus memproduksi ratusan kilogram dodol setiap hari dengan berbagai varian rasa, seperti original, wijen, dan durian.
“Menjelang Lebaran permintaan meningkat sampai 80 hingga 100 persen dibandingkan hari biasa. Untuk memenuhi pesanan, kami harus meningkatkan produksi,” kata Egi.
Meningkatnya permintaan juga membuat para perajin menambah jumlah pekerja. Jika pada hari biasa hanya mempekerjakan sekitar 25 orang, kini jumlah pekerja bertambah menjadi sekitar 30 orang.
Sementara itu, harga dodol Tenjo bervariasi tergantung jenis dan varian rasa yang dipilih oleh pembeli. (mande)















