megaswaranews.com, Sukabumi – Jelang Arus mudik 2026, Ruas Jalan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi III Cibadak–Sukabumi dipastikan akan dibuka secara fungsional untuk mengurai kepadatan di jalur arteri.
‎Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau langsung progres pembangunan proyek strategis tersebut pada Senin (9/3/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan jalur tersebut siap digunakan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.
‎Menurutnya, pengoperasian fungsional tol sepanjang 5,6 kilometer ini sangat krusial. Jalur ini akan menghubungkan Parungkuda hingga keluar di Karangtengah.
‎”Bocimi Seksi III ini sangat strategis. Jika difungsikan, jalur ini akan memotong jalur arteri yang memiliki tujuh spot kemacetan sangat panjang,” ujar Rudi di lokasi.
‎Selama ini, jalur arteri Parungkuda hingga Kota Sukabumi menjadi titik paling krusial bagi pemudik. Dengan dibukanya seksi III, pengendara dapat langsung menghindari kemacetan tersebut.

‎Pihak kepolisian bersama pengelola jalan tol telah menyepakati skema penggunaan jalur fungsional ini dengan pembukaan mulai 13 Maret 2026 dari pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
‎Rudi menjelaskan bahwa saat ini pembangunan fisik tol hampir rampung sepenuhnya. Fokus pengerjaan kini tersisa 150 meter sebelum dinyatakan layak fungsi.
‎”Ada sekitar 150 meter lagi yang akan dicor dan insyaallah tanggal 12 Maret selesai. Artinya, tanggal 13 sudah bisa difungsikan untuk mengatasi kepadatan,” tuturnya.
‎Meski tol dibuka, Polri tetap mewaspadai titik rawan di jalur arteri, terutama di Pasar Cibadak dan Simpang Ratu.
‎Pemerintah Provinsi dan Pemkab Sukabumi telah menyiapkan skema kompensasi bagi angkutan umum (angkot) agar tidak mangkal di bahu jalan sekitar pasar. Selain itu, pembatas jalan akan dipasang untuk meminimalisir persimpangan yang menghambat laju kendaraan.
‎”Saya cukup paham jalur Parungkuda sampai Sukabumi Kota itu trouble spot-nya banyak. Tapi kita sudah antisipasi dan atasi,” tutupnya.
(Rezki)















