megaswaranews.com, Kota Bogor – Memasuki awal pekan bulan Ramadan, tren pemesanan tiket bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, terpantau masih sepi. Kondisi ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pemesanan tiket mudik sudah mulai ramai sejak awal bulan puasa.
Pantauan di sejumlah loket agen bus pada Rabu (25/2/2026), suasana terlihat lengang. Kursi-kursi tunggu penumpang masih banyak yang kosong dan belum terlihat adanya antrean calon pemudik.
Salah satu pengurus PO bus, Yana dari PO Sinar Jaya, mengatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi peningkatan signifikan dalam pemesanan tiket ke sejumlah kota di Pulau Jawa.
“Untuk sementara ini memang masih relatif sepi. Biasanya awal Ramadan sudah ada kenaikan, tapi sekarang belum terlalu terlihat,” ujar Yana saat ditemui di lokasi.
Ia menyebut, ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan jumlah pemesanan tahun ini. Selain kondisi ekonomi masyarakat, keberadaan program mudik gratis yang digelar pemerintah juga dinilai berdampak pada penjualan tiket reguler.
“Mungkin karena kondisi ekonomi juga, dan sekarang banyak program mudik gratis dari pemerintah, jadi sebagian calon penumpang memilih opsi tersebut,” jelasnya.
Meski demikian, pihak agen tetap optimistis lonjakan penumpang akan terjadi mendekati Hari Raya Idulfitri, terutama tiga hari sebelum Lebaran. Menurut Yana, pola pembelian tiket saat ini cenderung lebih mendadak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Prediksi kami biasanya H-3 Lebaran baru mulai ramai. Sekarang masyarakat lebih banyak yang beli tiket mendekati hari keberangkatan,” katanya.
Pengelola bus pun mengimbau masyarakat yang berencana mudik untuk memesan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan kursi dan memastikan perjalanan lebih nyaman serta aman. (wawan)















