Megaswaranews.com, Gunungsindur – Puluhan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Khusus Gunung Sindur menggelar prosesi sungkeman dan ritual cuci kaki orang tua dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-97. Kegiatan tersebut dilaksanakan usai upacara bendera di aula lapas, Senin siang, 23 Desember 2025.
Sedikitnya 30 warga binaan mengikuti prosesi sungkeman dengan menghadirkan langsung orang tua mereka. Dalam suasana haru, para warga binaan terlihat berlutut di hadapan ibu masing-masing, membasuh kaki orang tua di dalam baskom berisi air dan bunga, sembari menyampaikan permohonan maaf dan ungkapan bakti.
Kepala Lapas Kelas IIA Khusus Gunung Sindur, Wahyu Indarto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan.
“Kami sengaja menghadirkan orang tua agar warga binaan dapat secara langsung memohon maaf dan menunjukkan bakti kepada orang tua. Kegiatan sungkeman ini akan kami jadikan agenda tahunan sebagai bagian dari pembinaan karakter,” ujar Wahyu Indarto.
Menurutnya, momentum Hari Ibu dimanfaatkan untuk menanamkan nilai penghormatan kepada orang tua, meskipun para warga binaan tengah menjalani masa pidana.
Selain prosesi sungkeman, pihak lapas juga memberikan perhatian kepada orang tua dan warga binaan melalui doa bersama serta persembahan lagu. Rangkaian kegiatan tersebut semakin menambah suasana haru di balik jeruji besi.
Pihak lapas berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan sikap dan kepribadian warga binaan, serta memperkuat hubungan emosional antara anak dan orang tua.
(SUHANDA)















