megaswaranews.com, Bogor – Ilyas, mantan Komandan Pleton Satuan Perlindungan Masyarakat (Danton Linmas) Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengalami luka serius di bagian kepala usai dikeroyok oleh empat orang pria. Warga membawa korban ke RSUD Cileungsi untuk mendapat perawatan medis akibat dua luka di kepala yang diduga akibat pukulan batu.
Insiden pengeroyokan terjadi pada Rabu malam. Menurut keterangan istri korban, Yayah, empat orang pelaku datang ke rumahnya dan mencari suaminya. Salah satu pelaku, yang ia kenal berinisial A-A—suami dari U-N, warga Kampung Babakan Warung—bertanya tentang keberadaan Ilyas. Yayah mengatakan bahwa suaminya sedang berada di rumah temannya di Kampung Cisewu, Desa Sukajaya.
Merasa tidak tenang, Yayah segera menyusul ke lokasi yang disebut. Di sana, ia mendapat kabar dari tetangganya bahwa Ilyas telah dikeroyok. Ia pun menemukan suaminya dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di kepala. Warga yang berada di lokasi membantu Yayah membawa Ilyas ke rumah sakit terdekat.
“Saya lihat suami saya sudah terkapar dan berdarah. Katanya dipukul pakai batu,” ungkap Yayah.
Kepala Desa Sukajaya, Nanang Iskandar, membenarkan bahwa korban merupakan mantan anggota Linmas desa. Ia menduga aksi pengeroyokan terjadi karena dendam lama yang berkaitan dengan dugaan perselingkuhan antara korban dan U-N, istri salah satu pelaku.
“Permasalahan ini sebenarnya sudah diselesaikan secara musyawarah dan mufakat beberapa waktu lalu, disaksikan oleh pihak desa,” ujar Nanang.
Namun, dengan munculnya kembali kekerasan ini, pihak desa menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Saat ini, polisi dari Polsek Jonggol telah menangkap keempat pelaku. Mereka kini ditahan dan menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.















