megaswaranews.com, SUKABUMI — Puskesmas Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, menggelar simulasi kegawatdaruratan maternal dan neonatal, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan ini melatih tenaga kesehatan menghadapi kondisi darurat pada ibu dan bayi.
Dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya mengikuti simulasi tersebut.
Kepala Puskesmas Kadudampit, Idris Sardi, mengatakan kegiatan ini melatih kecepatan respons, koordinasi tim, dan ketepatan prosedur.
“Alhamdulillah, kegiatan drilling ini mendapat kunjungan dari tim Pikat Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Mudah-mudahan kehadiran tim ini menambah wawasan dan ilmu bagi kami untuk diterapkan dalam pelayanan,” ujar Idris.
Tim Pikat memberikan pendampingan kepada tenaga kesehatan. Tim tersebut melibatkan dokter spesialis anak dan dokter spesialis kandungan.
Dokter Spesialis Anak RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi, dr. Dian, mengapresiasi kegiatan tersebut.
Dian mengatakan simulasi dapat meningkatkan keterampilan tenaga kesehatan dalam menangani ibu dan bayi.
“Saya sangat menyambut baik hasil supervisi dengan bantuan dari Dinas Kesehatan melalui kegiatan drilling untuk ibu dan neonatus. Kegiatan ini diharapkan menambah keterampilan teman-teman di PONED,” kata Dian.
Dian berharap peningkatan keterampilan nakes dapat menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sukabumi dan Jawa Barat.
Puskesmas Kadudampit ingin seluruh nakes mampu memberikan penanganan cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat.
(ujang heryaman)















