megaswaranews.com, CIGUDEG – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-18 di Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, telah menorehkan berbagai capaian nyata yang membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Berbagai kegiatan fisik maupun non-fisik telah diselesaikan dengan baik, menghadirkan perubahan signifikan di wilayah tersebut.
Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf.Rizal Dwijayanto, Dalam pelaksanaan kegiatan ini, capaian utama pada sektor fisik adalah pembangunan jalan sepanjang 5,2 kilometer dengan lebar 3 meter. Sebelumnya, jalan di wilayah ini memiliki kontur naik-turun serta kondisi permukaan yang rusak dan tidak rata, sehingga menyulitkan akses warga baik untuk keperluan pendidikan maupun aktivitas ekonomi sehari-hari. Kini, jalan tersebut telah berubah menjadi jalur yang layak dan nyaman digunakan, membuka aksesibilitas dan peluang bagi masyarakat setempat. Kamis (22/5/2026)

Selain pembangunan jalan, berbagai fasilitas umum lainnya juga telah dibangun dan diperbaiki, antara lain pembangunan 5 unit fasilitas umum, 5 unit MCK, 5 unit saluran air bersih, serta perbaikan dan rehabilitasi 1 unit mushola. Sebagai upaya pelestarian lingkungan dan pendukung ketahanan wilayah, tim pelaksana juga melakukan penanaman pohon keras di sepanjang jalur jalan yang dibangun, serta mengembangkan lahan ketahanan pangan seluas 1 hektar. Tambahnya
“Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD ke-18 juga memperhatikan pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan dan pengelolaan Posyandu, pemberian wawasan kebangsaan, hingga sosialisasi mengenai bahaya narkoba, judi daring, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.”
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga dan terima kasih yang mendalam kepada jajaran TNI, khususnya Korem 061/Suryakencana dan Kodim 0621/ Kabupaten Bogor.
“Kami datang ke sini merasa haru dan bangga. Wilayah Kabupaten Bogor sangat luas dengan jumlah penduduk yang banyak, sehingga pemerintah tidak bisa menjangkau seluruh pelosok dengan cepat tanpa adanya kolaborasi yang baik. Melalui program TMMD dan Karya Bakti ini, kami dapat mengoptimalkan pembangunan agar pelayanan dan infrastruktur bisa benar-benar menyentuh titik terujung wilayah kami,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membangun infrastruktur memiliki makna yang sangat luas dan sesuai dengan tugas pokok yang diemban.
“Jangan dilihat hanya sebagai pembangunan fisik semata. TNI dan Polri memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi pertahanan negara dan fungsi teritorial. Artinya, membangun dari tingkat paling bawah adalah bagian dari cara kita membela bangsa. Di Kecamatan Cigudeg ini, TNI tidak hanya membangun jalan, tempat ibadah, atau fasilitas umum, tetapi juga membangun karakter dan kesadaran masyarakat melalui berbagai sosialisasi penting, seperti perang melawan narkoba dan judi daring,” tambahnya.
Ke depannya, perencanaan sasaran kegiatan TMMD berikutnya akan disusun melalui musyawarah perencanaan pembangunan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, sesuai arahan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Semangat kolaborasi dan persatuan antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat terus digelorakan sebagai kunci pembangunan.
“Mari kita jaga bangsa dan mari kita bangun bersama. Pembangunan Indonesia dimulai dari desa, dan kemajuan Bogor pun berangkat dari kemajuan wilayah-wilayah kecilnya. Dengan bersatu padu, insyaallah masa depan bangsa kita akan lebih aman, maju, adil, dan makmur,” tutup Bupati Bogor (mande)















