megaswaranews.com, BOGOR – Warga dan tokoh pemekaran Bogor Timur mempertanyakan kelanjutan pembangunan calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Mereka menyoroti belum adanya pembangunan gedung pemerintahan dan pusat ekonomi, meski jalan dan perataan lahan sudah berjalan.
Pemerintah menyiapkan lahan 60 hektare dan telah melakukan cut and fill serta membuka akses jalan. Kawasan ini dirancang menjadi pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi baru di timur Kabupaten Bogor.
Namun, pembangunan fasilitas utama belum dimulai. Kondisi ini memicu pertanyaan dari warga, KKR Botim, dan Presidium Bogor Timur.
Ketua KKR Botim, Drajat Sudrajat, meminta kepastian arah pembangunan. Sekjen Presidium Bogor Timur, Alex Slamet Riadi, juga akan meminta penjelasan ke Pemkab Bogor.
Warga berencana mendatangi Pemkab Bogor untuk memastikan proyek masuk dalam anggaran 2027.
(edi)














