megaswaranews.com, BOGOR – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terpilihnya lima atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor untuk memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Para Games V 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Keikutsertaan lima atlet tersebut menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bogor sekaligus menunjukkan kontribusi atlet disabilitas daerah dalam mendukung prestasi olahraga Indonesia di tingkat internasional.
“Saya merasa bangga ada wakil NPCI Kabupaten Bogor yang akan tampil pada ajang Asian Para Games V 2026,” ujar Rudy Susmanto, Rabu (14/10/2026).
Rudy berharap kelima atlet mampu menunjukkan performa terbaik, bersaing secara maksimal, dan menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih dalam ajang olahraga paralimpik tingkat Asia tersebut.
Menurutnya, pengalaman bertanding di kompetisi internasional sebelumnya menjadi modal berharga bagi para atlet untuk menghadapi persaingan di Asian Para Games 2026.
Ia mencontohkan capaian atlet NPCI Kabupaten Bogor pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand yang turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk kembali meraih prestasi di Jepang.
“Pada ASEAN Para Games 2025 di Thailand, para atlet NPCI Kabupaten Bogor mampu menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Merah Putih. Saya juga sangat optimistis di APG V Nagoya Jepang 2026, kelima atlet NPCI Kabupaten Bogor bisa memberikan prestasi istimewa bagi Kontingen Merah Putih,” katanya.
Lima Atlet NPCI Kabupaten Bogor Perkuat Indonesia
Lima atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor yang dijadwalkan tampil pada Asian Para Games V 2026 akan mewakili Indonesia dalam sejumlah cabang olahraga. Mereka adalah:
Hamida – Tenis meja, kelas TT8.
Muh Al Imran – Bulu tangkis, kelas SL3.
Noviera Ross – Panahan, nomor recurve.
Rafli Ahnaf Shidqi – Judo, kelas J1 -70 kg.
Sufyan Saori – Balap sepeda, kelas C5.
Keikutsertaan para atlet tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaan olahraga paralimpik di Kabupaten Bogor sekaligus mengukur kemampuan melawan atlet-atlet terbaik dari berbagai negara Asia.
Rudy menegaskan bahwa pencapaian atlet tidak terlepas dari proses latihan, kedisiplinan, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan. Karena itu, ia berharap seluruh atlet dapat mempertahankan semangat berlatih dan mempersiapkan diri secara optimal menjelang pertandingan.
“Saya ingin para atlet NPCI Kabupaten Bogor bisa terus mengukir prestasi emas pada semua event nasional maupun internasional yang diikutinya, termasuk APG V Tahun 2026 di Nagoya, Jepang,” pungkasnya.
Rudy Berpesan Atlet Jaga Kesehatan dan Disiplin
Selain mendorong pencapaian prestasi, Rudy berpesan agar kelima atlet senantiasa menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kondisi fisik selama berada di Jepang.
Menurutnya, kesiapan menghadapi kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh kebugaran, fokus, serta kemampuan menjaga konsistensi selama pertandingan.
Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Indonesia serta Kabupaten Bogor.
Asian Para Games V 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di kawasan Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang ini menjadi wadah bagi atlet paralimpik dari berbagai negara Asia untuk berkompetisi sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dengan keikutsertaan lima atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor, diharapkan pembinaan olahraga paralimpik di daerah terus berkembang dan membuka peluang bagi semakin banyak atlet disabilitas untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. (Edwin)















