megaswaranews.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui pengembangan fasilitas medis berteknologi modern di RSUD Bakti Pajajaran. Salah satu layanan yang diperkuat adalah Digital Subtraction Angiography (DSA), teknologi yang membantu pemeriksaan pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di otak.
Pengembangan layanan tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat Kabupaten Bogor terhadap pemeriksaan dan penanganan medis berteknologi tinggi, sehingga pasien dengan kebutuhan tertentu tidak selalu harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bakti Pajajaran, dr. Ajeng Normala, menjelaskan pengembangan layanan tersebut dalam Podcast Sora Bogor yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Selasa (13/10/2026).
Menurut Ajeng, layanan DSA didukung fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) Biplane yang dapat menunjang pemeriksaan dan tindakan medis sesuai kebutuhan serta indikasi klinis pasien.
“Alhamdulillah, dengan dukungan Kementerian Kesehatan melalui program KJSU-KIA, layanan kanker, jantung, dan neurologi mendapatkan penguatan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Bogor yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Ajeng.
Ia menjelaskan, pemeriksaan menggunakan teknologi tersebut dapat membantu dokter memperoleh gambaran pembuluh darah secara lebih terperinci. Hasil pemeriksaan selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien.
Pada kasus gangguan pembuluh darah otak, ketepatan waktu penanganan menjadi faktor penting. Pada kondisi tertentu, seperti stroke iskemik akut, penanganan yang sesuai dan tepat waktu dapat memengaruhi peluang pemulihan pasien.
Karena itu, ketersediaan fasilitas dan tenaga medis yang kompeten di Kabupaten Bogor diharapkan membantu pasien memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan tanpa harus menempuh perjalanan rujukan yang sebenarnya dapat dihindari.
“Kasihan masyarakat Kabupaten Bogor jika harus berpindah-pindah rumah sakit karena tidak mendapatkan pelayanan. Dengan adanya fasilitas dan kompetensi dokter yang kami miliki, kami berupaya memberikan pelayanan terbaik sesuai kebutuhan dan indikasi medis pasien,” jelasnya.
Selain didukung teknologi medis, proses penanganan pasien juga dilakukan dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan kondisi klinis secara menyeluruh. Melalui diskusi multidisiplin, dokter dari berbagai bidang spesialisasi dapat bertukar pertimbangan sebelum menentukan langkah penanganan yang tepat.
Pendekatan tersebut bertujuan agar keputusan medis tidak hanya didasarkan pada hasil pemeriksaan tertentu, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
Di samping memperkuat layanan neurologi, RSUD Bakti Pajajaran juga terus mengembangkan pelayanan jantung dan penyakit dalam, termasuk peningkatan kompetensi dokter spesialis untuk pelayanan penyakit ginjal.
Pengembangan berbagai layanan tersebut diharapkan dapat memperluas kemampuan rumah sakit dalam menangani kebutuhan kesehatan masyarakat Kabupaten Bogor.
Dengan dukungan fasilitas medis modern, tenaga kesehatan kompeten, dan koordinasi antardokter, RSUD Bakti Pajajaran diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan yang terintegrasi serta mendekatkan akses layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat. (EdwinS)















