megaswaranews.com, GUNUNG BATU, KOTA BOGOR — Jejak peradaban masa megalitikum masih tersimpan di tengah perkembangan Kota Bogor, Jawa Barat. Salah satunya berada di kawasan Gunung Batu Kaum, Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat.
Di lokasi tersebut, masyarakat masih dapat melihat punden berundak berupa susunan batu bertingkat. Struktur ini menunjukkan aktivitas budaya masyarakat masa lalu yang menjalankan tradisi dan kepercayaan terhadap leluhur.
Punden berundak menjadi salah satu peninggalan budaya yang berkaitan dengan tradisi megalitikum atau zaman batu besar. Masyarakat pada masa itu menyusun batu secara bertingkat dan menempatkan bagian tertinggi sebagai area yang memiliki nilai spiritual.
Kepercayaan masyarakat masa lalu menempatkan tempat yang lebih tinggi sebagai ruang yang dekat dengan roh leluhur. Karena itu, masyarakat memilih kawasan dengan kontur tinggi untuk membangun punden.
Setiap tingkatan juga menggambarkan perjalanan dari bagian bawah menuju bagian tertinggi. Masyarakat memaknai perjalanan tersebut sebagai proses menuju tempat yang memiliki nilai kesucian.
Jejak Megalitikum di Tengah Kota
Di Kota Bogor, masyarakat dapat melihat salah satu jejak punden berundak di kawasan Gunung Batu Kaum, RT 03/RW 05, Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat.
Lokasi situs hanya berjarak sekitar tiga kilometer dari Balai Kota Bogor. Posisi tersebut menunjukkan bahwa peninggalan budaya masa lalu masih berada di tengah kawasan perkotaan yang terus berkembang.
Punden berundak Gunung Batu menjadi bagian dari kekayaan sejarah Kota Bogor. Keberadaannya juga memperlihatkan bagaimana masyarakat masa lalu meninggalkan jejak budaya yang masih dapat dikenali hingga sekarang.
Menjaga Warisan Budaya
Masyarakat perlu menjaga keberadaan situs bersejarah tersebut sebagai bagian dari warisan budaya. Pelestarian situs juga dapat membantu generasi muda mengenal sejarah dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Selain menjaga kondisi fisik situs, masyarakat dan pemerintah dapat mengenalkan nilai sejarahnya melalui kegiatan edukasi dan informasi publik.
Dengan cara itu, punden berundak tidak hanya menjadi susunan batu peninggalan masa lalu. Situs tersebut juga dapat menjadi sumber pengetahuan mengenai perjalanan budaya dan peradaban masyarakat di wilayah Kota Bogor.
(tofan)















