megaswaranews.com, KOTA BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor merekrut 30 juru parkir (jukir) baru untuk menggantikan petugas aparatur sipil negara (ASN) Dinas Perhubungan (Dishub) yang kembali bertugas di instansinya. Rekrutmen ini juga bertujuan mengoptimalkan pendapatan sektor parkir dan menertibkan pengelolaan perparkiran di Kota Bogor.
Sebanyak 125 pelamar mengikuti seleksi wawancara calon jukir dari total 315 orang yang mendaftar. Pemkot Bogor menggelar rekrutmen gelombang pertama ini sebagai bagian dari upaya membenahi pengelolaan parkir di wilayah kota.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa panitia akan memilih 30 orang dari 125 peserta wawancara untuk menggantikan jukir berstatus ASN yang kembali ke Dinas Perhubungan.
Para jukir terpilih akan menerima surat penunjukan dari Dishub. Pemkot Bogor juga menyiapkan skema bagi hasil 40 berbanding 60 serta kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi para petugas tersebut.
Pemkot Bogor Siapkan Rekrutmen Jukir Gelombang Kedua
Pemkot Bogor berencana membuka rekrutmen jukir gelombang kedua pada 2027. Pemerintah menargetkan penambahan 84 juru parkir untuk memenuhi kebutuhan petugas di sejumlah titik parkir.
Pemkot Bogor akan memprioritaskan pelamar yang belum lolos seleksi gelombang pertama untuk mengikuti proses rekrutmen berikutnya.
Selain membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), Pemkot Bogor berharap para jukir dapat mengedukasi masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan parkir.
Bogor Miliki 504 Jukir Resmi di 109 Titik Parkir
Saat ini, Kota Bogor memiliki 504 jukir resmi yang bertugas di 109 titik parkir. Pemkot Bogor berencana menambah jumlah petugas seiring dengan penataan dan legalisasi titik parkir yang selama ini belum tertib.
Melalui penambahan jukir dan pembenahan pengelolaan parkir, Pemkot Bogor berupaya meningkatkan ketertiban perparkiran sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor tersebut.
(Herman)















