megaswaranews.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong Karang Taruna menjadi pelopor literasi digital sekaligus mampu menyampaikan informasi positif kepada masyarakat di tengah derasnya arus informasi melalui berbagai platform digital.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal saat mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam Pelatihan Media dan Kehumasan Karang Taruna Kabupaten Bogor di Hotel Accram, Puncak, Kecamatan Megamendung, Kamis (3/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bambang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengurus Karang Taruna dalam bidang media dan kehumasan. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat organisasi kepemudaan harus mampu beradaptasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Karang Taruna yang berada langsung di tengah masyarakat dinilai memiliki posisi penting untuk mengangkat berbagai aktivitas, potensi dan program positif di wilayah masing-masing.
“Karena itu, selain aktif dalam kegiatan sosial, Karang Taruna juga harus memiliki kemampuan komunikasi dan publikasi yang baik agar setiap kegiatan dan program positif yang dilakukan dapat diketahui dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bambang.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kemampuan yang perlu dikuasai pengurus Karang Taruna, mulai dari dasar jurnalistik, penulisan berita, pengelolaan media sosial hingga membangun hubungan profesional dengan media massa.
Kemampuan tersebut dinilai penting agar kegiatan dan potensi pemuda di tingkat desa maupun kelurahan dapat dikemas menjadi informasi yang faktual, edukatif dan menarik.
“Jangan sampai berbagai kegiatan positif pemuda di desa dan kelurahan tidak terdengar hanya karena kita belum mampu mengemasnya menjadi informasi yang baik. Karena itu, kemampuan menulis dan mengelola media menjadi penting,” katanya.
Karang Taruna Diminta Jadi Penyaring Informasi
Bambang juga mengajak pengurus Karang Taruna membangun hubungan kemitraan yang harmonis dan profesional dengan insan pers. Menurutnya, media massa dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan dan aktivitas positif kepada masyarakat.
“Bangun komunikasi yang baik dengan media. Sampaikan informasi secara terbuka, transparan dan berdasarkan fakta. Dengan hubungan yang baik, media dapat menjadi mitra strategis dalam menyuarakan berbagai kegiatan positif Karang Taruna dan masyarakat,” jelasnya.
Selain kemampuan jurnalistik dan hubungan media, Karang Taruna diharapkan ikut menyebarluaskan informasi mengenai pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
Karang Taruna dapat berperan sebagai jembatan informasi di wilayah masing-masing dengan mengangkat berbagai program pemerintah yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
“Banyak hal baik yang terjadi di tengah masyarakat. Ada pembangunan, pemberdayaan, pelayanan publik dan berbagai kegiatan sosial. Karang Taruna harus ikut mengambil peran untuk menyampaikan informasi tersebut secara positif, objektif dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Di tengah maraknya informasi palsu dan narasi provokatif di media sosial, Bambang menilai pemuda juga memiliki peran penting sebagai penyaring informasi.
Pengurus Karang Taruna diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, pemuda didorong menghadirkan informasi berbasis fakta sekaligus menjaga ruang digital tetap sehat.
“Pemuda harus menjadi filter informasi. Jangan mudah menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya. Cek dan pastikan terlebih dahulu. Jadilah pengguna media sosial yang cerdas dan ikut menjaga ruang digital tetap sehat,” tegasnya.
Bambang berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan pengurus Karang Taruna dalam mengelola media dan kehumasan. Dengan kemampuan tersebut, komunikasi organisasi diharapkan semakin kuat dan dampak berbagai kegiatan kepemudaan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
“Setelah mengikuti pelatihan ini, saya berharap teman-teman Karang Taruna semakin terampil menulis berita, mengelola media digital, membangun hubungan dengan media, dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab,” tuturnya.
Ia juga mengajak pemuda Kabupaten Bogor terus berinovasi dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
“Pemuda Kabupaten Bogor harus menjadi pemuda yang cerdas, adaptif dan komunikatif. Jadilah pelopor, bukan hanya dalam kegiatan sosial di tengah masyarakat, tetapi juga sebagai pelopor literasi digital dan penyebaran informasi positif,” tandas Bambang.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor Heri Gunawan mengapresiasi dukungan Pemkab Bogor terhadap peningkatan kapasitas pemuda, khususnya dalam bidang media dan kehumasan.
Pelatihan Media dan Kehumasan Karang Taruna Kabupaten Bogor diikuti para pengurus Karang Taruna dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Materi yang diberikan mencakup jurnalistik, pengelolaan media, kehumasan, hubungan dengan media hingga pemanfaatan media digital.
Kegiatan tersebut diharapkan melahirkan pengurus Karang Taruna yang semakin profesional dalam mengelola komunikasi organisasi serta mampu menjadi pelopor informasi positif, literasi digital dan pembangunan di wilayah masing-masing.
(Edwin S)















