megaswaranews.com, SUKABUMI – Video yang memperlihatkan pembuangan air limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Parungseah, Kabupaten Sukabumi, beredar di media sosial. Pihak SPPG Parungseah Gede kemudian memberikan klarifikasi terkait persoalan tersebut.
Kepala SPPG Parungseah Gede Alfridus Klau menjelaskan, pembuangan air limbah terjadi karena mesin pengolahan limbah mengalami kerusakan. Saat ini, pihaknya tengah memperbaiki mesin tersebut.
Alfridus mengatakan pengelola SPPG telah berkoordinasi dengan perangkat wilayah untuk mencari solusi terkait saluran pembuangan air limbah.
“Sebagai langkah tindak lanjut, saluran pembuangan akan direlokasi ke lokasi lain yang telah disepakati bersama antara pihak SPPG dan perangkat wilayah,” ujar Alfridus.
SPPG dan Perangkat Wilayah Bahas Relokasi
Ketua RW 04 Berong, Parungseah, Heru Darmawan, membenarkan adanya komunikasi antara pihak SPPG dan perangkat wilayah terkait persoalan saluran pembuangan.
Menurut Heru, kedua pihak telah membahas langkah penyelesaian agar persoalan tersebut tidak kembali menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.
Pihak SPPG bersama perangkat wilayah kemudian menyepakati relokasi saluran pembuangan ke lokasi yang telah ditentukan.
Relokasi tersebut diharapkan dapat mencegah persoalan serupa sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat di sekitar dapur MBG.
SPPG Evaluasi Pengelolaan Limbah
Selain merelokasi saluran, pengelola SPPG Parungseah Gede menyatakan akan mengevaluasi berbagai masukan dari masyarakat.
Evaluasi tersebut mencakup pengelolaan dan pembuangan air limbah agar operasional dapur MBG tetap berjalan tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
Pihak SPPG berharap perbaikan mesin pengolahan limbah dan relokasi saluran dapat segera diselesaikan. Langkah tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjaga kenyamanan warga di sekitar lokasi.
(tim liputan)














