megaswaranews.com, cibinong – Camat Cibinong tampil sebagai sosok raja dalam Helaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar pada rangkaian Hari Jadi Bogor ke-544. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti pentingnya pelestarian peninggalan Kerajaan Muara Beres di Kabupaten Bogor.
Kontingen Kecamatan Cibinong menampilkan pasukan Kerajaan Muara Beres dengan Camat Cibinong Acep Sajidin berperan sebagai raja. Rombongan ini juga melibatkan ratusan prajurit pria dan wanita, para abdi negara, serta lurah se-Kecamatan Cibinong. Arak-arakan semakin meriah dengan 16 delman dan berbagai atraksi budaya yang menggambarkan kejayaan masa lalu.
Acep Sajidin mendorong pemerintah menetapkan situs bersejarah Kerajaan Muara Beres sebagai cagar budaya. Ia menyebut sejumlah peninggalan seperti Masjid Tua Al-Atiqiyah yang dibangun pada 1667 oleh Raden Syafei bin Raden Nasib, makam Raden Syafei yang diyakini keturunan bangsawan Pajajaran, serta Museum Keris di kawasan masjid tersebut.
Ketua Paguyuban Lurah se-Kecamatan Cibinong, Rodi Kurniadi, juga meminta pemerintah memberi perhatian lebih dan memperluas publikasi situs tersebut. Ia menilai pelestarian ini penting sebagai sarana edukasi dan pengingat sejarah peradaban lokal Kabupaten Bogor.
Yayasan Surawisesa Keradenan Cibinong saat ini terus menjaga kawasan peninggalan Kerajaan Muara Beres sekaligus mengembangkan seni, budaya, dan tradisi adat di wilayah tersebut.















