megaswaranews,com, DRAMAGA – Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kecamatan Dramaga, seluruh pemerintah Desa, Kepala Desa, UPT dlh, UPT Injajem, UPT ISDA, dan Puskesmas yang ada di wilayah Kecamatan Dramaga.Dan Dinas PU kabupaten Bogor. Rabu (6/5/2026)
Hal ini sebagai tindak lanjut arahan dan dukungan penuh dari Bupati Bogor untuk pembangunan di wilayah Dramaga, ada satu syarat utama yang diajukan. Camat Dramaga Atep S Sumaryo menegaskan, kuncinya ada pada pelaksanaan gotong royong yang menyeluruh, namun bukan sekadar seremoni belaka.
“Pak Bupati berharap adanya kolaborasi yang kuat antara Dinas/OPD teknis, pihak Kecamatan, para Kepala Desa, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Camat
Yang paling ditekankan dalam kegiatan ini adalah keterlibatan aktif warga. Masyarakat diharapkan tidak hanya berdiam diri sebagai penonton, tetapi turun tangan langsung.
“Penting sekali agar masyarakat mempunyai rasa bahwa ini adalah kewajiban kita bersama. Ini adalah lingkungan kita, maka kita yang harus menjaganya bersama-sama,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong ini, diharapkan tumbuh rasa memiliki (sense of belonging) di hati masyarakat. Sehingga, warga tidak akan membuang sampah sembarangan dan lebih peka terhadap lingkungan. Jika ada masalah atau kerusakan, masyarakat pun tergerak untuk segera menanganinya sendiri tanpa harus menunggu perintah.
Sementara itu, Perintah Bupati, Berbagai Instansi Bersinergi Lakukan Penataan Wilayah di Kecamatan

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Gantara, mengatakan menyusul peristiwa bencana tanah longsor yang merenggut nyawa salah satu anggota Linmas di Desa Petir beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tindak lanjut yang nyata. Langkah ini dilaksanakan langsung atas perintah dan instruksi dari Bupati Bogor.
“Hari ini harus ada tindakan nyata, tidak hanya berhenti pada pembicaraan semata,” tegas perwakilan instansi terkait.
Dalam rangka itu, digelar rapat koordinasi teknis yang dihadiri oleh berbagai pihak. Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari UPT Jalan Jembatan Wilayah Ciomas, UPT ISDA, serta unsur kewilayahan lainnya. Pertemuan ini berlangsung atas undangan Camat Dramaga, dengan tujuan utama menyusun jadwal dan rencana pelaksanaan penataan wilayah.
“Kami hadir di sini untuk bersinergi, menyatukan langkah antara unsur teknis dan unsur kewilayahan,” tambahnya.
Kegiatan penataan yang akan dilaksanakan mencakup berbagai aspek, mulai dari perbaikan dan pembersihan gorong-gorong, program gotong royong di bidang kesehatan, peningkatan kebersihan lingkungan, perawatan jalan dan jembatan, hingga pembersihan rumput liar yang tumbuh di bahu jalan.
Tidak hanya melibatkan unsur pemerintah, program ini juga diharapkan mampu menggugah semangat seluruh warga masyarakat. “Ini adalah keinginan Bupati, agar kita semua bersatu bahu-membahu. Kami akan turun langsung ke lapangan bersama warga untuk melaksanakan penataan ini di seluruh desa yang ada di lingkungan Kecamatan Dramaga,” pungkasnya.
Diharapkan dengan adanya penataan ini, risiko terjadinya bencana seperti banjir dan longsor dapat diminimalisir meskipun curah hujan masih dalam kategori tinggi.















