megaswaranews.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor mengajukan perpanjangan relasi KRL Commuterline hingga Cigombong kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI). Di saat yang sama, Pemkot juga menyoroti belum beroperasinya Stasiun Ciomas yang berada di Kelurahan Kertamaya, Bogor Selatan.
Untuk mendukung pengaktifan stasiun tersebut, Pemkot berencana membangun akses jalan baru menuju Stasiun Ciomas Rancamaya agar kendaraan dapat menjangkau lokasi dengan lebih mudah.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama jajaran Dinas PUPR dan Perumkim telah meninjau langsung lokasi rencana pembangunan akses tersebut. Stasiun itu berada di dekat kawasan pengembangan Rancamaya milik PT Sinar Mas.
Dedie menyampaikan bahwa usulan perpanjangan relasi KRL hingga Cigombong telah disampaikan kepada pihak KAI. Menurutnya, langkah ini akan mempermudah warga Rancamaya, Kertamaya, Genteng, dan sekitarnya dalam memanfaatkan transportasi kereta tanpa harus ke Stasiun Bogor yang jaraknya lebih jauh.
“Kalau relasi KRL bisa diperpanjang sampai Cigombong dan Stasiun Ciomas diaktifkan, masyarakat di wilayah Bogor Selatan tentu akan lebih mudah mengakses transportasi publik,” ujar Dedie.
Sementara itu menurutnya, Stasiun Ciomas Rancamaya belum difungsikan karena keterbatasan akses menuju lokasi. Untuk mengatasinya, Pemkot mempertimbangkan penggunaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari pengembang kawasan guna membiayai pembukaan jalan.
Diketahui, pembangunan stasiun tersebut menghabiskan anggaran pemerintah pusat sekitar Rp10 miliar. Pemkot berharap, dengan tersedianya akses yang memadai, stasiun dapat segera beroperasi dan meningkatkan layanan transportasi publik di wilayah Bogor Selatan.
Dengan adanya rencana pembukaan akses jalan ini, diharapkan Stasiun Ciomas Rancamaya dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi publik di wilayah Bogor Selatan. (herman)















