megaswaranews.com — Di tengah persaingan ketat Kejuaraan Dunia Moto3, nama Veda Ega Pratama kini menjadi kebanggaan seluruh Indonesia. Pembalap muda kelahiran Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang lahir pada 23 November 2008 ini, telah mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang Grand Prix Kejuaraan Dunia Moto3.
Dijuluki “The Wonder Boy”, Veda kini berusia 17 tahun dan memperkuat tim Honda Team Asia dengan nomor balap 9, setelah sebelumnya menggunakan nomor 54 . Ayahnya, Sudarmono, adalah mantan pembalap kelas Supersport 600 tingkat nasional yang mengenalkan Veda pada dunia balap sejak usia dini.
Di luar lintasan, Veda memiliki hobi memancing dan bersepeda, mengidolakan pembalap legendaris Casey Stoner, menyukai pelajaran olahraga, dan menyebut Sirkuit Motegi di Jepang sebagai lintasan favoritnya. Sejak awal tahun 2026, Veda juga resmi menjadi atlet Red Bull.
Kecintaan Veda terhadap dunia balap tumbuh berkat sang ayah, dan sejak usia 5 tahun ia sudah mulai mengenal minibike, lalu terjun ke lintasan balap tepat saat usianya menginjak 6 tahun . Namun, perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus.
Pada tahun 2020, pandemi sempat menghentikan rencana kompetisinya, dan tak lama kemudian ia mengalami patah tulang paha yang diikuti patah tulang kering sekitar empat bulan setelahnya masa sulit yang sempat membuatnya ragu apakah bisa kembali balap . Berkat tekad yang kuat serta dukungan keluarga, Veda akhirnya bangkit dan terus melangkah maju .
Sejak mengawali kariernya di usia muda, Veda telah mengantongi berbagai prestasi gemilang. Pada tahun 2016 ia menempati peringkat keempat di Motocross Nasional kelas 50cc, dan dua tahun kemudian meraih gelar juara satu sekaligus di Motoprix Championship maupun Honda Dream Cup.
Di tahun-tahun berikutnya, ia terus mengukuhkan namanya dengan menjuarai One Prix Championship kelas pemula pada 2019 dan kelas rookie pada 2022, meraih peringkat ketiga Asia Talent Cup pada 2022, lalu menjadi juara Asia Talent Cup pada tahun 2023 . Musim 2024 ia menempati peringkat kedelapan di Red Bull MotoGP Rookies Cup, sebelum akhirnya melakukan debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 pada musim 2026.
Puncak pencapaiannya terwujud di Grand Prix Brasil 2026, ketika Veda berhasil finis di posisi ketiga dan naik podium adalah sebuah pencapaian yang diakui secara resmi oleh pihak MotoGP sebagai tonggak sejarah baru bagi pembalap Indonesia di panggung dunia.
Veda Ega Pratama adalah bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan dukungan keluarga dapat membawa seorang anak dari daerah kecil di Gunungkidul hingga berdiri di panggung dunia. Dengan impian meraih gelar juara dunia, Veda tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga membawa harapan bangsa di setiap lintasan yang ia lalui. (Lison A Putra/megaswaranews)















