megaswaranews.com, LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan seorang diri. Langkah nyata sinergi ditandai dengan Sholat Jumat berjamaah sekaligus pertemuan silaturahmi antara Bupati Bogor H. Rudy Susmanto bersama Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Bogor H. Toufik dan seluruh jajaran pimpinan.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas langkah kerja sama strategis demi percepatan pembangunan menyeluruh di wilayah Kabupaten Bogor. Jum’at (02/102026)
H. RUDY SUSMANTO / BUPATI KABUPATEN BOGOR
“Intinya, kita menjalankan pemerintahan. Dan kita sadar, kita tidak bisa membangun Kabupaten Bogor seorang diri. Tidak bisa Bogor maju sendirian. Perlu bergandengan tangan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada, salah satunya Muhammadiyah. Hari ini, Jumat ini, kita mulai kerja sama itu.”
Beliau menekankan bahwa peran organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah bukan hal baru, melainkan kelanjutan semangat yang telah mengakar sejak lama.
“Muhammadiyah telah membangun bangsa Indonesia bahkan sebelum merdeka. Sejak dulu mereka sudah ada, berbakti, dan melayani. Hari ini, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin melanjutkan semangat itu — berkolaborasi, berjalan beriringan dengan Muhammadiyah, dan nanti dengan seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Bogor.”
Ditanya hal-hal apa saja yang disepakati untuk dikerjakan bersama, Bupati menjelaskan:
“Yang kita bahas utamanya adalah pembangunan. Bukan hanya infrastruktur fisik — jalan, jembatan, gedung — tetapi juga pembangunan sumber daya manusianya. Kita tahu, Kabupaten Bogor wilayahnya cukup luas. Sarana pendidikan yang kita miliki jumlahnya masih terbatas. Ada titik-titik wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau oleh pemerintah.”
“Melalui kerja sama ini, titik-titik yang belum terjangkau pemerintah dapat terlayani. Jangkauan Muhammadiyah melengkapi apa yang belum bisa kita jangkau. Dan tentu saja, semua ini berjalan dalam koridor aturan. Semua pihak harus mematuhi ketentuan yang berlaku, bergerak searah, satu tujuan: kemajuan Kabupaten Bogor.”
“Kita tidak saling melemahkan. Pemerintah tetap menjalankan tugasnya, Muhammadiyah melengkapi di bagian yang belum terjangkau. Pendidikan, pelayanan, pemberdayaan masyarakat — semua digerakkan bersama. Kalau sendiri, belum tentu sampai ke pelosok. Kalau bersama, insya Allah tidak ada warga yang tertinggal.”
H. TOUFIK / KETUA PD MUHAMMADIYAH KABUPATEN BOGOR
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bogor yang membuka ruang sinergi ini. Muhammadiyah senantiasa siap melanjutkan pengabdian yang telah dijalankan sejak puluhan tahun lalu — mendidik, melayani, dan membangun masyarakat dari akar rumput.”
Ia menegaskan bahwa semangat yang diusung sejalan dengan cita-cita pemerintahan.
“Prinsip kami sama: kemajuan lahir dari kebersamaan. Di wilayah yang luasnya Kabupaten Bogor ini, tidak mungkin satu pihak menjangkau semua. Kehadiran kami melengkapi jangkauan pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang selama ini menjadi kekuatan kami.”
Terkait kepatuhan dan arah kerja sama:
“Kami patuh pada aturan dan arah kebijakan pemerintah. Apa yang menjadi prioritas daerah, kami dukung. Di titik yang belum terjangkau, kami isi bersama. Bukan untuk berdiri sendiri, melainkan untuk memperkuat satu kesatuan — demi warga Kabupaten Bogor yang sejahtera, cerdas, dan beradab.”
“Mulai hari ini, kita buktikan bersama. Pemerintah dan Muhammadiyah berjalan beriringan. Yang berat menjadi ringan, yang jauh menjadi terjangkau. Insya Allah Bogor semakin maju,” pungkas H. Toufik. (manabd)














