megaswaranews.com, sukajaya – Ratusan warga dan wisatawan memadati kawasan Ekowisata Curug Cidurian, Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, dalam Festival Saba Lembur Dua.
Festival tersebut menampilkan berbagai tradisi dan kesenian lokal. Atraksi ngubek empang menjadi kegiatan yang paling menarik perhatian pengunjung.
Rangkaian acara hari kedua diawali dengan pawai dongdang hasil bumi. Warga membawa hasil pertanian dan produk lokal sebagai bentuk rasa syukur.
Suasana semakin ramai saat warga mengikuti tradisi ngubek empang. Panitia melepas sekitar tiga kuintal ikan ke kolam untuk diperebutkan bersama.
Festival Saba Lembur digelar selama dua hari dengan berbagai kegiatan, seperti permainan tradisional, zikir akbar, dan karnaval hasil bumi.
Panitia berharap kegiatan ini dapat menjaga budaya lokal sekaligus menarik wisatawan. Pengembangan Ekowisata Curug Cidurian juga membuka peluang ekonomi bagi warga melalui penjualan hasil pertanian, olahan makanan, dan kerajinan.
Selain meningkatkan ekonomi, festival ini mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan. Kawasan Curug Cidurian sebagai wilayah hulu daerah aliran sungai terus dijaga dari kerusakan hutan.
Pembina Ekowisata Curug Cidurian, Nurodin Jaro Peloy, mengatakan festival ini menjadi upaya melestarikan budaya dan mengembangkan wisata berbasis alam.
Masyarakat Desa Kiarasari berharap Festival Saba Lembur dapat terus digelar dan menjadi penggerak ekonomi warga melalui ekowisata.















