megaswaranews.com, DRAMAGA – Pemerintah memberikan subsidi kedelai impor sebesar Rp2.000 per kilogram untuk membantu pengrajin tempe dan tahu yang terdampak kenaikan harga bahan baku.
Kebijakan tersebut diambil setelah harga kedelai impor terus naik dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi itu menambah biaya produksi dan menekan keuntungan pelaku usaha.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah menyiapkan subsidi untuk 250 ribu ton kedelai impor pada tahap awal. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada pengrajin tempe dan tahu di berbagai daerah.
Budi menjelaskan, kenaikan harga kedelai dipicu dinamika pasar global dan kondisi geopolitik yang memengaruhi rantai pasok pangan dunia.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Kampus Preneur di IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor.
Menurut Budi, pemerintah mengambil langkah ini untuk menjaga produksi tempe dan tahu tetap berjalan. Pemerintah juga ingin menjaga stabilitas harga produk olahan kedelai di pasaran.
Budi Santoso, Menteri Perdagangan, menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan harga kedelai dan kebutuhan pelaku usaha.
Pemerintah berharap subsidi tersebut dapat meringankan beban pengrajin serta menjaga pasokan tempe dan tahu bagi masyarakat.
(mande)















