megaswaranews.com, tenjolaya – Sebanyak 93 peserta dari tujuh desa mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Tenjolaya 2026. Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Darul Mizan, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
MTQ tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Cahaya Al-Quran dan Membangun Generasi Istimewa serta Gemilang.” Ajang ini menjadi wadah untuk membina sekaligus menjaring qori dan hafiz terbaik.
Seluruh desa di Kecamatan Tenjolaya mengirimkan peserta terbaiknya. Mereka berkompetisi pada dua cabang utama, yaitu tilawah dan hafalan Al-Quran.
Cabang tilawah melombakan kategori tartil, murottal, anak-anak, remaja, hingga dewasa. Sementara cabang hafalan Al-Quran terdiri dari kategori 1 juz, 5 juz, hingga 30 juz.
Pembukaan MTQ juga ditandai dengan penyerahan kembali piala bergilir juara umum oleh Kepala Desa Situdaun. Desa tersebut menjadi juara umum pada MTQ tahun sebelumnya.
Ketua LPTQ Kecamatan Tenjolaya, Eka Sukarna, mengatakan seluruh rangkaian lomba diikuti 93 peserta dari tujuh desa. Ia berharap MTQ melahirkan qori dan hafiz yang mampu bersaing di tingkat Kabupaten Bogor.
Kepala Desa Situdaun, Suja’i, berharap desanya kembali meraih gelar juara umum setelah menyiapkan peserta terbaik untuk mengikuti seluruh cabang lomba.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Mizan, Saefudin Muhtar, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kegiatan ini dapat mencetak generasi Qurani yang berprestasi dan siap mewakili Tenjolaya di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Selain menjadi ajang perlombaan, MTQ juga mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran.
(mande)















