megaswaranews.com, KOTA BOGOR — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Peduli Anti Korupsi (PPAK) Bogor menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor, Selasa (15/9/2026).
Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Pemerintah Kota Bogor mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor. Mereka juga meminta aparat terkait memeriksa dugaan pungutan liar yang disebut terjadi di lingkungan sekolah.
Mahasiswa melanjutkan aksi setelah tidak memperoleh tanggapan langsung dari pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor. Massa kemudian bergerak ke ruas Jalan Tol Jagorawi di wilayah Kota Bogor dan melakukan blokade sebagai bentuk protes.
Dalam orasinya, para demonstran meminta Inspektorat Daerah Kota Bogor memeriksa Kepala Dinas Pendidikan. Mereka menilai pemeriksaan diperlukan untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang mereka soroti terkait pengelolaan pendidikan di Kota Bogor.
Selain itu, mahasiswa mendesak pemerintah memeriksa pihak sekolah menyusul adanya dugaan pungutan liar di SD Negeri Sukadamai 3.
PPAK Bogor menyatakan akan melayangkan surat kepada Wali Kota Bogor. Surat tersebut berisi permintaan agar pemerintah menindaklanjuti dan memeriksa dugaan pungutan liar yang mereka sampaikan.
Para demonstran berharap Pemerintah Kota Bogor segera merespons aspirasi mereka. Mereka juga meminta proses pemeriksaan berjalan transparan agar dugaan yang disoroti dapat memperoleh kejelasan.
(wawan)















