megaswaranews.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Rabu (26/8/2026) dijadwalkan bertolak dari Bali menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini untuk meninjau langsung kondisi pascabencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi masyarakat terdampak, memastikan penanganan bencana berjalan efektif, serta memeriksa ketersediaan dan penyaluran bantuan bagi para pengungsi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, Presiden ingin memastikan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait berjalan dengan baik.
DATA KORBAN & KERUSAKAN
Hingga hari ke-11 pascagempa, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 103 jiwa, dengan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan hingga berat. Puluhan ribu warga masih bertahan di posko pengungsian dan membutuhkan bantuan berupa makanan, air bersih, obat-obatan, serta tempat hunian sementara .
Pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan logistik serta mengoperasikan fasilitas kesehatan darurat, termasuk Rumah Sakit Kapal KRI Soeharso-990 di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, dan Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur .
GEMPA SUSULAN TERUS TERJADI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Selasa (25/8) telah terjadi lebih dari 7.400 kali gempa susulan, di mana sekitar 143 di antaranya dirasakan oleh masyarakat. Aktivitas seismik yang masih tinggi membuat warga tetap waspada dan banyak yang belum berani kembali ke rumah masing-masing.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani sebelumnya menyatakan bahwa proses peluruhan aktivitas gempa diperkirakan memerlukan waktu 2 hingga 3 minggu sejak kejadian utama, dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta mengikuti informasi resmi .
TAHAP PEMULIHAN DAN REKONSTRUKSI
Pemerintah telah menegaskan bahwa penanganan bencana kini memasuki tahap pemulihan dan rekonstruksi. Selain bantuan darurat, pemerintah mulai merencanakan pembangunan kembali rumah-rumah warga yang rusak dengan standar tahan gempa. Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi sejumlah titik terdampak, antara lain posko pengungsian, dapur umum, serta fasilitas kesehatan di Kabupaten Nagekeo dan Manggarai. (Lison A.P)















