mengaswaranews.com, KABUPATEN BOGOR – Konflik agraria di Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, kembali memanas. Bentrokan terjadi antara warga penggarap lahan dengan pihak yang berada di lokasi konflik hingga seorang warga mengaku mengalami luka di wajah.
Warga penggarap lahan, Anjar, mengatakan ratusan orang mendatangi lokasi dan melarang warga beraktivitas. Warga juga mendapat informasi bahwa pihak tersebut akan membongkar lahan menggunakan alat berat.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi bentrokan. Anjar mengaku mengalami luka di bagian wajah dalam kejadian tersebut.
“Saya Mengalami Luka Di Bagian Wajah Saat Terjadi Bentrokan. Kami Merasa Diintimidasi Karena Ada Pihak Yang Datang Dan Melarang Warga Beraktivitas Di Lahan,” ujar Anjar.
Sementara itu, LBH Jakarta menyatakan siap mendampingi warga Sukajaya dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur hukum serta dialog. LBH Jakarta juga meminta pemerintah turun tangan agar konflik agraria tidak berkembang menjadi konflik sosial berkepanjangan.
“Kami Akan Melakukan Pendampingan Terhadap Warga Dan Mendorong Penyelesaian Konflik Melalui Mekanisme Hukum Serta Dialog,” ujar Nabil dari LBH Jakarta.
Hingga berita ini ditulis, PT PMC belum memberikan keterangan terkait tudingan intimidasi dan dugaan kekerasan yang disampaikan warga.
(Wawan)















