megaswaranews.com, CIOMAS, KABUPATEN BOGOR — Harapan warga Desa Ciapus untuk memiliki kantor desa yang layak, luas, dan nyaman akhirnya terwujud. Pembangunan gedung kantor desa baru resmi dimulai tahun 2026, bersumber dari Bantuan Keuangan Akselerasi Kabupaten Bogor dengan anggaran tahap I sekitar Rp900 juta.
Kepala Desa Ciapus, Pendi Bin Asim, menyampaikan bahwa rencana pembangunan ini bukan keputusan sepihak, melainkan hasil kesepakatan bersama seluruh unsur masyarakat.
“Kami sudah bermusyawarah dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, semuanya, dan hasilnya jelas — semua mendukung pembangunan kantor desa Ciapus yang baru. Tidak ada penolakan, semua sepakat dan mendukung,” ujar Pendi di lokasi pembangunan, Kamis (8/10/2026).
Rencana Pembangunan Bertahap, Gedung baru direncanakan terdiri dari dua lantai:
– Tahap I (2026): Pembangunan lantai dasar, khusus untuk ruang pelayanan masyarakat. Ditargetkan selesai dan dapat digunakan pada tahun 2027.
– Tahap II (2027–2028): Pembangunan lantai dua yang akan difungsikan sebagai aula serbaguna.
“Insya Allah lantai satu selesai tahun ini, tahun depan sudah bisa dipakai melayani warga. Lantai atas bertahap, mungkin tahun 2027 atau 2028. Yang penting pelayanan berjalan lancar,” ungkap Pendi.
Pelayanan Lebih Baik, Warga Lebih Nyaman
Kepala Desa menegaskan tujuan utama pembangunan ini adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lokasi yang lebih strategis, lingkungan yang asri dan luas, diharapkan membuat warga merasa nyaman saat berurusan ke desa.
“Harapan kami sederhana, pelayanan makin cepat, makin baik, disiplin kerja makin meningkat. Warga datang tidak merasa tertekan, merasa dihargai. Lingkungannya luas, asri, aksesnya dekat jalan utama. Itu semua untuk kenyamanan warga kami,” katanya.
Bukan Milik Perorangan, Melainkan Milik Bersama
Pendi menekankan hal yang sangat mendasar: bangunan ini adalah milik seluruh warga Desa Ciapus, bukan milik kepala desa maupun perangkat desa semata.
“Kantor ini bukan milik saya, bukan milik perangkat desa saja. Ini milik kita semua — warga Ciapus. Karena itu, kewajiban menjaga dan merawatnya juga milik kita semua. Mulai dari RT, RW, lembaga kemasyarakatan, hingga seluruh warga, harus punya rasa memiliki. Inilah tonggak sejarah baru Desa Ciapus,” tegasnya.
Ia juga menyatakan bahwa bangunan kantor desa lama tidak akan ditinggalkan begitu saja. Bangunan tersebut akan tetap difungsikan, antara lain untuk kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan aktivitas kemasyarakatan lainnya.
Ucapan Terima Kasih kepada Pemerintah Kabupaten
Pendi Bin Asim menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Bogor Dudung Sismanto dan Wakil Bupati Bogor Jarot Ade, yang telah mengalokasikan bantuan keuangan tersebut.
“Cita-cita saya sejak menjabat akhirnya terwujud. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati. Bantuan ini sangat menyokong kami, apalagi di tengah kondisi Dana Desa yang mengalami penyesuaian. Semoga bantuan keuangan ini terus berlanjut, karena sangat membantu pembangunan di desa-desa,” pungkas Pendi.
Dengan semangat kebersamaan, pembangunan kantor desa Ciapus baru tidak sekadar membangun tembok dan atap, melainkan membangun kepercayaan, kebersamaan, dan masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Desa Ciapus. (manabd)















