megaswaranews.com, Bogor – Kabupaten Bogor kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan olahraga disabilitas. Sebanyak lima atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor terpilih memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Para Games V 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026.
Kelima atlet tersebut akan bersaing dengan atlet dari berbagai negara Asia dalam ajang olahraga disabilitas tingkat internasional. Keikutsertaan mereka menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bogor sekaligus menunjukkan hasil pembinaan atlet disabilitas daerah.
Lima atlet yang akan memperkuat Merah Putih tersebut yakni Hamida pada cabang tenis meja kelas TT8, Muh Al Imran pada bulu tangkis kelas SL3, Noviera Ross pada panahan nomor recurve, Rafli Ahnaf Shidqi pada judo kelas J1 -70 kg, serta Sufyan Saori pada balap sepeda kelas C5.
Dengan mengusung slogan “Imagine One Heart”, para atlet diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik, menjaga semangat juang, dan memberikan kontribusi prestasi bagi Indonesia.
NPCI Kabupaten Bogor Optimistis Atlet Raih Prestasi
Ketua NPCI Kabupaten Bogor, M. Misbah, berharap kelima atlet binaan daerah tersebut dapat memanfaatkan kesempatan di Asian Para Games 2026 untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menyumbangkan medali bagi Kontingen Indonesia.
“Semudahan para atlet NPCI Kabupaten Bogor bisa memberikan prestasi istimewa bagi Kontingen Merah Putih di Asian Para Games V Tahun 2026 ini,” ujar Misbah.
Keikutsertaan lima atlet tersebut menjadi bagian dari kontribusi Kabupaten Bogor dalam memperkuat prestasi olahraga paralimpik Indonesia di tingkat Asia.
Di sisi lain, NPCI Kabupaten Bogor juga tengah mempersiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang di Kota Bandung.
Persiapan tersebut dilakukan agar pembinaan atlet disabilitas di Kabupaten Bogor terus berjalan dan mampu menghasilkan atlet berprestasi pada berbagai tingkatan kompetisi.
Pemkab Bogor Dukung Pembinaan Olahraga Disabilitas
Dukungan terhadap atlet disabilitas juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor melalui pembinaan yang dijalankan bersama NPCI dan Special Olympics Indonesia (SOIna).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP, meminta kelima atlet menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kesiapan selama menjalani pertandingan di Aichi-Nagoya, Jepang.
Asnan optimistis para atlet mampu kembali mengharumkan nama Indonesia melalui penampilan terbaik di ajang internasional tersebut.
“Saya optimistis dalam Asian Para Games V Tahun 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, atlet NPCI Kabupaten Bogor bisa kembali mengharumkan dan mengibarkan bendera Merah Putih di podium,” tegas Asnan, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Asnan, Bupati Bogor Rudy Susmanto memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga disabilitas, baik melalui NPCI maupun SOIna.
Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pembinaan, membuka kesempatan berkompetisi, serta membantu atlet mengembangkan potensi secara berkelanjutan.
“Pak Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sangat perhatian pada pembinaan olahraga disabilitas, baik yang ada di NPCI maupun di SOIna. Makanya saya berharap kelima atlet NPCI Kabupaten Bogor yang akan berlaga di Asian Para Games V Aichi-Nagoya, Jepang, bisa memberikan prestasi istimewa dan mengharumkan Kabupaten Bogor ataupun Indonesia di kancah internasional,” paparnya.
Lima Atlet Bawa Nama Kabupaten Bogor ke Panggung Asia
Asian Para Games V 2026 dijadwalkan mempertandingkan 18 cabang olahraga dengan 19 disiplin dan 492 nomor pertandingan. Ajang ini menjadi kesempatan bagi atlet paralimpik untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan peserta dari berbagai negara Asia.
Lima atlet binaan NPCI Kabupaten Bogor akan mewakili Indonesia melalui cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, panahan, judo, dan balap sepeda.
Keikutsertaan mereka diharapkan menjadi motivasi bagi atlet disabilitas lainnya di Kabupaten Bogor untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan berani mengejar prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama NPCI diharapkan terus memperkuat pembinaan olahraga disabilitas agar semakin banyak atlet daerah yang mampu menembus kompetisi internasional.
Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, lima atlet tersebut diharapkan dapat menjalani pertandingan secara optimal sekaligus membawa kebanggaan bagi Kabupaten Bogor dan Indonesia di Asian Para Games V 2026. (Edwin)















