megaswaranews.com, SUKABUMI — Hujan deras disertai angin kencang dan petir menyebabkan pohon beringin berukuran besar tumbang di area depan SMAN 1 Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Rabu (30/9/2026) sore.
Pohon tersebut tumbang saat kegiatan belajar mengajar (KBM) hampir berakhir. Peristiwa itu membuat sejumlah siswa panik dan menyebabkan kerusakan pada fasilitas sekolah serta kendaraan yang berada di sekitar lokasi.
Pohon beringin yang diperkirakan telah berdiri sejak 1994 tersebut tumbang di Jalan Koramil Nomor 65, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug. Cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB hingga menjelang pukul 15.00 WIB.
Plt Kepala SMAN 1 Cicurug, Yuliadi, mengatakan hujan berlangsung cukup deras meski tidak berlangsung lama. Angin kemudian bertiup kencang dari arah belakang sekolah dan merobohkan pohon ke arah bagian depan bangunan.
“Memang sudah tua, ya. Dari ’94, kalau enggak salah ’94 sudah ada pohon ini. Cuma sebelumnya tidak diperkirakan seperti ini, belum pernah lah gitu,” ujar Yuliadi.
Lab Kimia Terdampak, KBM Dihentikan
Tumbangnya pohon merusak bagian atas gedung sekolah. Laboratorium kimia menjadi salah satu bagian yang terdampak.
Yuliadi menjelaskan kerusakan terutama terjadi pada plafon bagian luar. Air hujan juga masuk ke dalam ruangan. Beruntung, tidak ada orang yang berada di laboratorium ketika pohon tumbang.
Karena peristiwa terjadi menjelang jam terakhir KBM, pihak sekolah menghentikan kegiatan belajar lebih awal. Langkah tersebut dilakukan untuk menenangkan siswa yang sempat panik.
“Sebagian siswa ada yang panik juga, jadi kita tenangkan dulu. Karena kebetulan pas jam-jam akhir, jadi kita hentikan dulu KBM. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” kata Yuliadi.
12 Kendaraan Tertimpa Pohon
Komandan Posko III Cicurug Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Hasan Basri, mengatakan tim rescue dari Posko Cicurug dan Parungkuda langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
Petugas bersama P2BK Kecamatan Cicurug kemudian melakukan evakuasi pohon dan material yang menimpa area sekolah.
Hasan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pohon tumbang merusak 12 kendaraan yang terdiri dari dua mobil dan 10 sepeda motor.
“Tidak ada korban jiwa, cuma untuk kendaraan ada 2 unit mobil dan 10 kendaraan roda dua. Ada yang hancur ringan dan berat karena tertimpa reruntuhan di sini,” ujar Hasan.
Petugas menghadapi kendala saat melakukan evakuasi karena hujan membuat batang dan dahan pohon menjadi licin. Tim menggunakan tali-temali dan sit harness untuk menjaga keselamatan saat memotong serta menyingkirkan bagian pohon.
Hingga Rabu sore, tim gabungan masih melakukan proses evakuasi untuk membersihkan puing-puing dahan dan batang pohon. Petugas juga memastikan area sekolah kembali aman sehingga aktivitas di SMAN 1 Cicurug dapat berjalan kondusif.
(Usman Afriansyah)














