megaswaranews.com, SUKABUMI — Dua truk mengalami tabrakan adu banteng di Jalan Raya Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kecelakaan tersebut menyebabkan bagian depan kedua truk rusak parah dan memicu kemacetan panjang di kedua arah.
Kedua truk itu masing-masing menggunakan nomor polisi BL 8564 AG dan B 9196 VYT. Seorang saksi mata menduga sopir truk B 9196 VYT mengantuk hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.
Saksi Menduga Sopir Mengantuk hingga Oleng
Teguh, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, menduga rasa kantuk membuat sopir truk B 9196 VYT kehilangan konsentrasi saat berkendara. Kondisi tersebut diduga memicu tabrakan dengan truk dari arah berlawanan.
“Menurut saya sopir truk B 9196 VYT kayaknya ngantuk hingga oleng, lalu terjadi tabrakan yang cukup parah,” kata Teguh di lokasi kejadian.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut untuk memastikan kronologi dan faktor yang memicu tabrakan.
Korban Mengalami Luka pada Bagian Kaki
Teguh mengatakan, kecelakaan itu menyebabkan pengemudi yang terlibat mengalami luka-luka. Petugas kemudian membawa korban ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis.
Teguh juga melihat kondisi korban cukup parah, terutama pada bagian kaki.
“Saya lihat kondisinya cukup parah, terutama di bagian kaki,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi pasti mengenai jumlah korban maupun kemungkinan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tabrakan Dua Truk Picu Kemacetan Panjang
Kecelakaan tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar Pasar Parungkuda tersendat. Antrean kendaraan mengular dari kedua arah sehingga pengguna jalan harus memperlambat perjalanan.
Petugas kepolisian bersama warga setempat turun langsung untuk mengatur kendaraan yang melintas. Mereka berupaya mengurai antrean agar arus lalu lintas kembali bergerak.
Di lokasi kejadian, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan.
Polisi Imbau Sopir Tidak Memaksakan Diri Berkendara
Pihak kepolisian mengingatkan para pengemudi, khususnya sopir kendaraan besar, agar menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Sopir yang merasa lelah atau mengantuk sebaiknya segera menepi di tempat aman dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Pengemudi juga perlu menjaga konsentrasi dan memastikan kondisi tubuh tetap prima saat mengemudi. Langkah tersebut dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Polisi masih mendalami kecelakaan dua truk di Pasar Parungkuda untuk memastikan penyebab dan kronologi kejadian.
(Usman Afr/Tim Liputan)














