megaswaranews.com, BOGOR – Puluhan warga dari tiga desa di Kabupaten Bogor menggelar aksi unjuk rasa di Jembatan Rawayan Leuwi Ceot. Warga menagih janji Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membangun jembatan permanen pada 2026.
Aksi diikuti warga Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, serta warga Desa Cipayung dan Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung.
Warga berkumpul di jembatan sambil membawa spanduk dan menuntut pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen.
Warga menilai pemerintah belum memberi kejelasan pembangunan, padahal Jembatan Leuwi Ceot menjadi akses penting yang menghubungkan dua kecamatan dan digunakan ribuan warga setiap hari. Mereka juga menilai jembatan sementara belum aman saat hujan deras dan debit sungai naik.
Pada Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Bogor meresmikan jembatan sementara setelah banjir bandang merusak jembatan lama. Pemerintah saat itu menjanjikan pembangunan jembatan permanen pada 2026.
Warga mendesak pemerintah segera memastikan pembangunan agar akses antarwilayah kembali aman.
Dari Cisarua, Kabupaten Bogor, Wawan Supriatna melaporkan.
(wawan)














