megaswaranews.com, PARUNG PANJANG – Sekolah di wilayah Kabupaten Bogor terus berupaya mewujudkan visi pendidikan Jawa Barat untuk melahirkan generasi Pancawaluya, Cager (beriman dan bertakwa), Bager (berakhlak mulia), Bener (berperilaku benar), Pinter (cerdas berilmu), dan Denger (patuh serta hormat kepada orang lain). Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan pembinaan yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari kecamatan, kepolisian, hingga tokoh masyarakat. Rabu ( 29/04/2026 )
Kegiatan yang diikuti oleh 860 siswa kelas 10 dan 11 ini bertujuan membekali para pelajar dengan pemahaman agar terhindar dari kenakalan remaja serta perbuatan yang melanggar norma agama, hukum, maupun sosial di masyarakat. Melalui pendekatan edukatif dan motivatif, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu membawa harapan bagi bangsa dan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, dua narasumber utama memberikan materi yang menginspirasi dan membuka wawasan para siswa. Pertama, Bapak Jama yang memotivasi seluruh peserta untuk terus meningkatkan prestasi pendidikan. Beliau juga menjelaskan berbagai jalur menempuh pendidikan tinggi, khususnya di perguruan kedinasan seperti IPDN dan STPN yang menawarkan prospek karir menjanjikan di masa depan.
Sementara itu, Kompol Taufik, Kapolsek Parung Panjang, menyampaikan materi lebih mendalam mengenai pembentukan karakter dan bahaya kenakalan remaja. Dalam paparannya, ia mengajak siswa untuk menjauhi pergaulan negatif serta memahami dampak buruk dari tindakan yang melanggar aturan.
Yang menjadi perhatian khusus, Kompol Taufik secara resmi menyatakan kesediaannya menjadi bapak asuh bagi siswa yang membutuhkan dukungan lebih. Bahkan dalam kesempatan yang sama, ia langsung mengangkat satu orang siswa untuk menjadi anak asuhnya.
“Kami ingin kehadiran kepolisian di sekolah bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai sahabat dan pelindung generasi muda. Saya siap mendampingi dan membimbing adik-adik pelajar agar tetap fokus meraih cita-cita,” ujar Kompol Taufik.
Kepala SMAN I Parung Panjang, Mohammad Gunawan, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Dengan adanya pengayoman dari berbagai elemen masyarakat, diharapkan siswa dapat belajar dengan nyaman, tumbuh sesuai karakter yang diharapkan, dan menjadi pelajar Indonesia yang berkualitas.
“Kami sangat berterima kasih karena program ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga seluruh komponen bangsa. Harapannya, apa yang kami lakukan hari ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan mereka,” tambah perwakilan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang sesuai dengan cita-cita pembangunan daerah.















