megaswaranews.com, Yogyakarta — Ribuan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia memadati ajang Kejuaraan Pencak Silat Paku Bumi Cup Championship ke-14 yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tercatat sebanyak 1.430 atlet dari 500 kontingen ambil bagian dalam kejuaraan bergengsi tersebut.
Kompetisi ini menjadi salah satu wadah pembinaan atlet pencak silat nasional, sekaligus ajang unjuk kemampuan bagi para pesilat dari berbagai tingkatan usia dan kelas pertandingan. Kontingen asal Bogor pun turut ambil bagian dan bersaing dengan ratusan peserta lainnya.
Tak sekadar mengejar gelar juara, ajang ini juga menjadi sarana menambah pengalaman bertanding bagi para atlet. Proses menjadi pesilat berprestasi, menurut panitia, tidak hanya mengandalkan bakat semata, tetapi juga membutuhkan latihan konsisten, disiplin tinggi, serta bimbingan pelatih yang berkompeten.
Ketua IPSI Sleman Yogyakarta, Hadi Hargana, mengatakan kejuaraan berlangsung selama dua hari dan mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur penting dalam dunia pencak silat.
“Kejuaraan ini diikuti banyak peserta dan menjadi ajang pembinaan atlet. Kami juga menghadirkan perwakilan Pengda IPSI DIY, delegasi teknik PB IPSI, serta jajaran wasit dan juri untuk menjaga kualitas pertandingan,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran unsur teknis dan perangkat pertandingan tersebut diharapkan mampu menjaga profesionalitas serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan kejuaraan.
Paku Bumi Cup ke-14 diharapkan terus menjadi agenda rutin tahunan yang konsisten mendukung perkembangan olahraga pencak silat, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Reporter : Wawan















