megaswaranews.com, SUKARAJA, KAB BOGOR — Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil I menyerap aspirasi warga Kecamatan Sukaraja dalam reses masa sidang ketiga, Jumat (16/10/2026).
Warga menyoroti dua persoalan utama. Mereka meminta pemerintah menangani banjir dan segera memperbaiki tiga gedung sekolah dasar (SD) yang rawan ambruk.
Kegiatan reses berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja. Warga berharap DPRD mengawal kedua persoalan tersebut hingga pemerintah mengambil langkah nyata.
Banjir Terus Menghantui Warga Sukaraja
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, menyatakan pihaknya akan mendorong tindak lanjut atas aspirasi warga. Ia juga berkomitmen memperjuangkan keluhan pihak sekolah agar mendapat perhatian dari instansi terkait.
Sementara itu, Camat Sukaraja, Aries Rachmawati, menyebut Desa Cimandala dan Cilebut Barat kerap mengalami banjir setiap musim hujan.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan penanganan serius. Pemerintah perlu memperkuat koordinasi untuk mengurangi risiko banjir yang terus mengganggu aktivitas warga.
Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menangani dampak banjir. Mereka juga meminta solusi yang mampu mengatasi penyebab banjir agar masalah serupa tidak terus berulang.
Tiga Gedung SD Rawan Ambruk, Warga Minta Perbaikan
Selain banjir, warga menyoroti kondisi tiga gedung SD yang rawan ambruk. Kerusakan bangunan menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa dan guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Pihak terkait telah mengajukan usulan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Mereka berharap pemerintah merealisasikan perbaikan tersebut pada 2027.
Perbaikan gedung sekolah menjadi kebutuhan penting untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan siswa. Karena itu, DPRD diharapkan terus mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran daerah.
Melalui reses ini, warga Sukaraja berharap pemerintah segera menangani banjir di Cimandala dan Cilebut Barat. Mereka juga mendesak pemerintah memperbaiki tiga gedung SD demi menciptakan lingkungan belajar yang aman.
Warga kini menantikan tindak lanjut DPRD dan pemerintah daerah. Mereka berharap aspirasi tersebut menghasilkan langkah nyata, bukan sekadar janji.
(suhanda)















