megaswaranews.com, LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR — Kejadian bentrokan tawuran antar‑pelajar yang sudah lama menjadi kekhawatiran masyarakat Kabupaten Bogor kembali memakan korban jiwa. Peristiwa berdarah ini terjadi pada Selasa malam (13/10/2026), sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Lingkar Leuwiliang‑Cibungbulang, yang merupakan jalur penghubung antar‑kecamatan yang sering dilewati pelajar saat pulang sekolah.
Bentrokan besar terjadi antara kelompok pelajar SMK Pelita Ciampea dan kelompok pelajar SMK Pandu Cibungbulang. Dari informasi awal yang diperoleh, kedua kelompok sudah memiliki perselisihan sejak beberapa waktu sebelumnya, yang akhirnya pecah menjadi perkelahian massal pada malam itu. Dalam keributan tersebut, salah satu pelajar SMK Pelita Ciampea bernama Ijwan mengalami luka bacok parah di bagian paha kanan dan paha kiri akibat serangan benda tajam. Meskipun sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (14/10/2026) membenarkan terjadinya kejadian tragis tersebut.
“Iya benar, terjadi tawuran antara pelajar SMK Pelita Ciampea dan SMK Pandu Cibungbulang. Satu orang pelajar dari SMK Pelita Ciampea meninggal dunia akibat luka bacok. Kejadiannya sekitar pukul 21.30 WIB,” ujar Kompol Maryanto.
Hingga kini tim penyidik dari Kepolisian Sektor Leuwiliang masih mendalami kronologi lengkap kejadian, mulai dari pemicu awal perselisihan, siapa saja pihak yang terlibat, serta mengumpulkan bukti‑bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah memanggil beberapa saksi mata untuk keterangan guna mengungkap peristiwa tersebut secara jelas.
Peristiwa ini memicu keprihatinan luas di kalangan masyarakat, orang tua, dan tokoh pendidikan setempat. Banyak pihak berharap agar pihak sekolah, Dinas Pendidikan, kepolisian, serta pemerintah kecamatan segera mengambil langkah‑langkah pencegahan yang lebih tegas. Hal ini untuk mencegah agar tidak ada lagi nyawa pelajar yang menjadi korban perkelahian yang tidak berguna di masa mendatang. (manabd)















