megaswaranews.com, DRAMAGA, KABUPATEN BOGOR — Ratusan warga dari berbagai penjuru Kecamatan Dramaga memadati jalanan mengikuti kegiatan Jalan Sehat yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Sabtu (26/9/2026)
Pelepasan peserta dilakukan secara resmi di halaman Kantor Kecamatan Dramaga oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan atau yang akrab disapa Hergun, didampingi Camat Dramaga, Atep S Sumaryo.
Jalan Sehat ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke‑66 Karang Taruna Kabupaten Bogor. Rute yang ditempuh sejauh kurang lebih 3 kilometer, mengarah dari titik start menuju Jalan Dramaga Tanjakan, berbelok ke arah Setu Ciranji, melewati Kantor Desa Sinarsari, menyusuri Jalan Cibeureum Tengah, melewati Puskesmas Kampung Manggis, keluar melalui Jalan Lingkar Dramaga, hingga kembali finis di halaman Kantor Kecamatan Dramaga.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Heri Gunawan (Hergun), menjelaskan bahwa Jalan Sehat hanyalah satu dari sekian banyak kegiatan yang digelar dalam rangkaian Harlah ke‑66. Sebelumnya, pada Kamis (24/09/2026), telah dilaksanakan peresmian kebun alpukat di Desa Ciriung, Kecamatan Cibinong, serta ziarah ke makam pendiri Karang Taruna Kabupaten Bogor, H. Godzali. Di Kecamatan Dramaga sendiri, Jalan Sehat turut dirangkai dengan senam sehat, santunan kepada anak yatim, serta pameran dan bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna terus berlanjut. Pada tanggal 4 Oktober 2026 mendatang, kami juga akan menggelar lomba ketangkasan baris‑berbaris tingkat pelajar di Kecamatan Cigudeg,” ungkap Hergun.
Ia menegaskan perbedaan pendekatan penyelenggaraan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu puncak acara berupa perkemahan, maka tahun ini seluruh kegiatan lebih mendekatkan diri secara langsung kepada masyarakat luas.
“Kami jadikan momen Harlah ke‑66 ini sebagai refleksi bersama. Di usia yang ke‑66, sudahkah tujuan dan cita‑cita pendiri Karang Taruna, almarhum H. Godzali, tercapai sepenuhnya? Hal ini harus menjadi bahan renungan kita semua,” ujar Hergun.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengabdian kader Karang Taruna harus senantiasa tulus dan menyeluruh di tengah masyarakat. Kehadiran pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan berperan aktif mencari solusi atas persoalan sosial yang berkembang, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, kesenjangan sosial, hingga perlindungan terhadap ibu dan anak serta bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Karang Taruna harus hadir, peduli, dan berkontribusi nyata menyelesaikan masalah yang ada di lingkungannya. Itulah arah pengabdian yang kami junjung tinggi,” pungkas Hergun. (manabd)














